Jelang Ramadan, DPRD Samarinda Awasi Pihak yang Manfaatkan Kenaikan Harga Beras untuk Keuntungan Pribadi

oleh -85 views
oleh
Fuad Fakhruddin, Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda

PUBLIKKALTIM.COM – DPRD Samarinda mendorong Pemkot untuk memperbanyak operasi pasar di tengah melonjaknya harga beras.

Hal itu guna mencegah terjadinya inflasi di Kota Tepian.

“Terutama untuk beras seharga Rp 10 ribu per kilogram. Tadi saya sudah mendengar Pemkot akan menggelontorkan 10 ton beras untuk operasi pasar di berbagai tempat,” ujar Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Fuad Fakhruddin.

Ia menegaskan pihaknya bakal melakukan sidak ke pasar hingga Bulog untuk memastikan ketersediaan beras di Samarinda.

Mereka juga akan melakukan pengawasan agar tidak ada pihak-pihak yang memanfaatkan kenaikan harga beras untuk keuntungan pribadi.

Menurutnya, kenaikan harga beras memang harus segera diantisipasi.

Dikhawatirkan menjelang Ramadan ini kalau tidak segera teratasi bisa memicu kenaikan harga untuk kebutuhan bahan pokok lainnya.

BERITA LAINNYA :  Kecuali Indonesia, Jokowi Sebut Semua Kepada Negara Tengah Pusing Hadapi Ekonomi Global

Berdasarkan pengalaman selama ini, ucapnya, kenaikan harga sembako selalu terjadi di setiap Ramadan.

Fuad juga sepakat semua pihak harus bahu-membahu untuk menurunkan harga beras.

Dalam kondisi apapun, stok beras harus terkendali.

Pemerintah Pusat, Pemprov Kaltim, dan Pemkot Samarinda, sebutnya, harus melakukan berbagai upaya untuk memastikan masyarakat mendapatkan harga beras yang terjangkau

“Stok yang cukup, tentu harus dibarengi dengan harga yang tidak meningkat” pungkasnya. (Advertorial)

1.041 Tayangan