PUBLIKKALTIM.COM, SAMARINDA – Insiden dugaan tindak kekerasan oleh sejumlah oknum penambang ilegal terhadap Camat Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kaltim Minggu 9 Mei 2021 mendapatkan kritik dari sejumlah kalangan.
Salah satunya Wakil Ketua DPRD Kaltim, Muhammad Samsun.
Ia mengecam keras peristiwa tersebut.
Samsun menilai, kejadian pemukulan oleh oknum penambang ilegal merupakan salah satu dampak lemahnya pengawasan terhadap aktifitas pertambangan, khususnya tambang ilegal.
Dirinya meminta aparat penegak hukum melakukan penindakan serius kepada terduga pelaku.
“Negara tidak boleh kalah dengan penambang liar. Saya minta aparat untuk bertindak tegas,” kata Samsun, Selasa (11/5/2021).
Agar memberikan efek jera terhadap aktivitas pertambangan ilegal di Bumi Mulawarman, DPRD Kaltim meminta kepada penegak hukum melakukan penghentian aktifitas tambang itu.
“Hari ini camat yang diserang. Tidak menutup kemungkinan besok atau lusa bupati bahkan gubernur bisa diserang,” pungkasnya.
Terkahir dirinya berharap tidak ada lagi kejadian seperti ini. (Advertorial)