Prabowo Lantik Tandyo Budi Revita Jadi KSAD, Percepatan Program Strategis TNI AD Jadi Prioritas

oleh -8 views
oleh
Foto: Tandyo Budi Revita (Foto: YouTube Setpres)

PUBLIKKALTIM.COM – Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Jenderal TNI Tandyo Budi Revita sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Dalam jabatan barunya, Tandyo menegaskan kesiapan TNI Angkatan Darat untuk mempercepat pelaksanaan program strategis pemerintah, mulai dari Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih hingga ketahanan pangan.

Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10/2026). Presiden Prabowo memimpin langsung pengambilan sumpah jabatan Tandyo berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 106/TNI/Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf Angkatan Darat.

Dalam prosesi tersebut, Tandyo mengucapkan sumpah untuk setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Ia juga berkomitmen menjalankan peraturan perundang-undangan serta menjunjung tinggi etika jabatan.

Presiden Prabowo turut menekankan pentingnya kepatuhan terhadap Sapta Marga dan Sumpah Prajurit sebagai landasan pengabdian seorang perwira TNI.

“Bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya dan seadil-adilnya. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan dengan penuh rasa tanggung jawab. Bahwa saya akan menjunjung tinggi Sapta Marga dan Sumpah Prajurit dengan sebaik-baiknya,” ujar Prabowo saat mendiktekan sumpah jabatan.

Setelah pengucapan sumpah, prosesi berlanjut dengan penandatanganan berita acara pengambilan sumpah jabatan. Sejumlah pejabat negara, menteri Kabinet Merah Putih, serta undangan lainnya menghadiri acara tersebut. Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto bertindak sebagai saksi dalam pelantikan.

Tandyo Budi Revita Gantikan Maruli Simanjuntak

Tandyo menggantikan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang sebelumnya memimpin TNI Angkatan Darat. Maruli mendapat penugasan baru sebagai Wakil Panglima TNI sekaligus Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil.

BERITA LAINNYA :  Misi Besar Partai Gerindra, Siap Antarkan Prabowo Subianto Jadi Presiden RI di Pilpres 2024

Tandyo merupakan perwira tinggi TNI AD lulusan Akademi Militer tahun 1991. Ia lahir di Surakarta pada 21 Februari 1969 dan telah menjalani perjalanan panjang dalam pengabdian serta kepemimpinan di lingkungan militer.

Pengangkatannya menjadi KSAD menempatkan Tandyo pada posisi strategis dalam memimpin pembinaan kekuatan TNI Angkatan Darat, termasuk menjalankan kebijakan pertahanan dan mendukung berbagai agenda prioritas pemerintah.

TNI AD Percepat Koperasi Merah Putih hingga Ketahanan Pangan

Usai pelantikan, Tandyo menyampaikan bahwa percepatan program prioritas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming menjadi salah satu pekerjaan rumah utama bagi TNI AD.

Sejumlah program yang menjadi perhatian meliputi operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), pembangunan dan penyelenggaraan Sekolah Rakyat, serta penguatan ketahanan pangan.

“Tentunya ini akan menjadi PR dari Angkatan Darat untuk bisa mempercepat, khususnya untuk operasionalisasi apakah itu KDKMP, apakah itu Sekolah Rakyat, apakah itu ketahanan pangan yang menjadi tugas dari Bapak Presiden akan segera kita selesaikan,” ujar Tandyo.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kepemimpinan Tandyo tidak hanya berfokus pada pembinaan internal prajurit, tetapi juga pada dukungan terhadap program pemerintah yang melibatkan TNI AD.

Ke depan, percepatan pelaksanaan program-program tersebut akan menjadi salah satu tantangan bagi jajaran TNI Angkatan Darat dalam menerjemahkan arahan pemerintah menjadi langkah operasional di lapangan.

(Redaksi)

1.087 Tayangan