PUBLIKKALTIM.COM – José Mourinho memberikan dukungan kuat kepada Kylian Mbappe untuk memenangkan Ballon d’Or 2026.
Pelatih asal Portugal itu menilai penghargaan pemain terbaik dunia tidak semestinya hanya bergantung pada keberhasilan seorang pemain meraih trofi bersama klub atau tim nasional.
Mbappe masuk dalam persaingan Ballon d’Or 2026 bersama sejumlah nama besar.
Harry Kane dari Bayern Munich, Ousmane Dembele dari Paris Saint-Germain, Lamine Yamal dan Rodri dari Spanyol, serta Mbappe menjadi kandidat yang ramai diperbincangkan.
Persaingan tersebut semakin menarik setelah PSG dan Spanyol mencatat kesuksesan besar.
PSG mempertahankan gelar Liga Champions, sedangkan Spanyol berhasil menjuarai Piala Dunia 2026.
Situasi itu membuat pemain dari kedua kubu mendapat keuntungan dalam perburuan penghargaan individu tersebut.
Mourinho Nilai Mbappe Unggul Secara Individu
Namun, Mourinho melihat persaingan dari sudut pandang berbeda.
Menurutnya, performa individu harus menjadi pertimbangan utama dalam menentukan pemenang Ballon d’Or.
Mourinho menilai Mbappe menjalani musim luar biasa bersama Real Madrid.
Penyerang asal Prancis itu mencetak 42 gol untuk Los Blancos.
Ia juga tampil tajam bersama tim nasional Prancis dengan mencetak 10 gol dalam delapan pertandingan pada Piala Dunia 2026.
Meskipun Madrid gagal memenangkan trofi bergengsi dan Prancis tersingkir pada semifinal Piala Dunia, Mourinho tetap melihat Mbappe sebagai pemain yang paling menonjol secara individual.
“Pemain terbaik di dunia ada dua, tiga, atau empat, dan kita tahu siapa mereka. Mereka ada di sini,” ujar Mourinho seperti dikutip The Guardian.
Mourinho kemudian mengarahkan pujiannya kepada Mbappe.
Ia menyebut sang penyerang sebagai pemain yang mampu membuat sejarah secara individu pada musim panas ini.
Ballon d’Or Bukan Sekadar Penghargaan Trofi
Mourinho menegaskan bahwa klub atau tim nasional tidak seharusnya otomatis mendapatkan Ballon d’Or melalui pemain terbaiknya hanya karena memenangkan kompetisi besar.
“Anda tidak bisa memberikan Ballon d’Or kepada seorang pemain sekadar karena dia telah memenangkan Liga Champions atau Piala Dunia,” kata Mourinho.
Ia kemudian membandingkan standar tersebut dengan sejumlah legenda sepak bola seperti Diego Maradona, Ronaldinho, Ronaldo Nazário, Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, dan Zinedine Zidane.
Menurut Mourinho, pemain terbaik dunia harus memiliki kualitas individual yang membuat namanya dikenang sepanjang sejarah.
“Jika kita ingin memberikan penghargaan karena memenangi Liga Champions, maka berikan saja kepada Luis Enrique. Untuk tim nasional Spanyol, berikan kepada Luis de la Fuente,” ujar Mourinho.
Mourinho pun menutup pandangannya dengan pernyataan tegas.
Menurutnya, pemain terbaik dunia merupakan kategori yang berbeda dari sekadar pemain yang mengoleksi trofi terbanyak.
Dalam konteks tersebut, ia menilai Mbappe lebih pantas mendapatkan Ballon d’Or 2026 dibandingkan para kandidat dari PSG maupun tim nasional Spanyol. (*)