Prihatin dengan Gelombang PHK, Sherina Munaf Dorong Kepedulian Publik

oleh -8 views
oleh
Sherina Munaf/Foto: IG sherinamunaf

PUBLIKKALTIM.COM – Sherina Munaf menyoroti gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang melanda berbagai sektor di Indonesia.

Aktris tersebut menyayangkan banyaknya pekerja berkompetensi tinggi yang kehilangan pekerjaan dan berharap kepedulian publik dapat mendorong perubahan positif bagi dunia ketenagakerjaan.

“Kayaknya gak ada yang bahagia ya melihat itu,” kata Sherina, Selasa (27/10/2026).

Sherina menyoroti nasib para pekerja yang memiliki pendidikan tinggi, kompetensi mumpuni, serta rekam jejak profesional yang baik, tetapi tetap menghadapi risiko kehilangan pekerjaan.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi persoalan serius karena banyak tenaga kerja berkualitas harus menghadapi situasi yang tidak menentu.

Ia juga menyadari bahwa berbagai faktor dapat mendorong perusahaan melakukan pengurangan tenaga kerja.

“Pastinya itu adalah sesuatu yang sangat memprihatinkan bahwa banyak sekali dari masyarakat yang brilian yang memiliki ijazah yang bagus, tetapi dengan terjadinya hal seperti ini dikarenakan banyak faktor ya itu adalah sesuatu yang sangat memprihatinkan,” tuturnya.

Menghadapi situasi tersebut, Sherina mengajak masyarakat untuk terus menyuarakan kepedulian terhadap persoalan ketenagakerjaan.

Ia berharap diskusi publik yang berkelanjutan dapat mendorong perubahan positif dan menghadirkan lingkungan kerja yang lebih berpihak kepada pekerja.

Sherina menilai masyarakat perlu terus merespons persoalan PHK agar berbagai pihak semakin memperhatikan nasib pekerja yang terdampak.

“Hopefully dengan kita terus bersuara, kita terus merespons dan kita terus membuka diskusi ini, hopefully bisa ada sesuatu yang mengubah semuanya jadi lebih baik,” ujar Sherina.

BERITA LAINNYA :  Apresiasi Para Pendonor Darah, Wali Kota Andi Harun: Tindakan Mulia Tak Terukur dengan Materi

Selain menyampaikan keprihatinan, Sherina juga mengungkapkan simpati kepada orang-orang yang kehilangan pekerjaan dan tengah berjuang melewati masa sulit.

Ia mengakui dirinya tidak berada dalam posisi yang sama dengan para korban PHK.

Meski demikian, ia ingin menunjukkan dukungan moral kepada mereka yang terdampak.

“Tapi kalau dari saya pribadi, I’m so sorry kalau ada teman-teman di sini yang juga memiliki keresahan itu dan bahkan sudah mengalami layoff,” ucapnya.

Sherina berharap para pekerja yang kehilangan mata pencaharian dapat menemukan kekuatan untuk kembali bangkit.

Ia juga memilih menyampaikan empati secara tulus karena memahami bahwa pengalaman kehilangan pekerjaan bukanlah perkara mudah.

“Semoga di depannya bisa apa ya, saya juga enggak tahu harus bicara apa karena saya tidak di posisi itu, tetapi saya merasakan dan saya ingin extend my rasa simpati saya,” pungkasnya. (*)

1.098 Tayangan