Ajang Lomba Usaha Rintisan yang Digagas Pemkot Samarinda, Produk Empek-empek Meraih Juara I

oleh -
oleh
Ilustrasi Empek-empek /resepumiku.com

PUBLIKKALTIM.COM, SAMARINDA – Ajang lomba usaha rintisan atau start up yang digagas Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui kegiatan Hackathon 3.0 telah melahirkan pemenang.

Tim Empek-empek Qan meraih Juara I Hackathon 3.0, dengan produk usaha kuliner empek-empek.

Tim redaksi pun berkesempatan mewawancarai langsung Ketua Tim Empek-empek Qan, Jepi.

Jepi mengatakan, ke depan bahan empek-empek produknya juga akan menggunakan ikan Haruan atau Gabus yang banyak hidup di rawa-rawa Kaltim.

“Meski pakai ikan Haruan, kami akan buat empek-empek tapi amisnya itu hilang, sehingga punya cirinya khas sendiri,” ujarnya kepada awak media, Sabtu (4/12/2021).

Ditanya terkait pengembangan produk melalui platform digital, Jepi menyebutkan bahwa saat ini pihaknya menggunakan sistem Omnichannel sampai M-Banking dan E-Banking.

Kemudian memanfaatkan M-commerce dan E-commerce, sosial media, dan menyediakan produk usaha kepada beberapa mitra yang ada di Samarinda.

“Untuk sementara kita masih bermitra dengan swalayan lokal, mungkin nanti akan mitra swalayan nasional, tinggal tunggu waktunya launching,” ucapnya.

Untuk diketahui, Demo Day Hackathon 3.0 yang digelar sejak pagi tadi diikuti 10 peserta yang lolos dari tahap sebelumnya.

BERITA LAINNYA :  Update Progres Koperasi Merah Putih di Kaltim, 85 Persen Sudah Terdaftar di Sistem Nasional

Masing-masing peserta diberi waktu 5 menit untuk mempresentasikan produk usahanya di hadapan para juri.

Terpisah, Wali Kota Samarinda, Andi Harun menyebut, Hackathon 3.0 bertujuan meningkatkan iklim kompetisi wirausaha baru di Kota Tepian. Ia menyebut, UMKM atau Start Up di Samarinda bisa terus berdaya saing di tengah arus digitalisasi saat ini.

“Dengan adanya kompetisi Start Up, diharapkan juga dapat meningkatkan kualitas UMKM di Samarinda,” ujarnya singkat.

Dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat Samarinda, Pemkot Samarinda kian serius melakukan terobosan-terobosan melalui kegiatan UMKM. Salah satu targetnya yakni menciptakan 10 ribu wirausaha. (*)