Konsisten Lahirkan Karya Literasi, Sekda Samarinda Apresiasi SDN 007 Ulu 

oleh -4 views
oleh
Neneng Chamelia Shanti menerima buku hasil karya keluarga besar SDN 007 Samarinda Ulu/ist

PUBLIKKALTIM.COM – Budaya literasi di SDN 007 Samarinda Ulu terus berkembang melalui karya nyata para guru, siswa, kepala sekolah, dan orang tua.

Sejak 2023 hingga Mei 2026, sekolah tersebut telah melahirkan 49 buku yang mendapat apresiasi dari Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda, Neneng Chamelia Shanti.

Ia menilai berbagai karya tersebut menunjukkan kuatnya budaya literasi yang tumbuh di lingkungan sekolah.

Neneng menyampaikan apresiasi itu saat menerima buku hasil karya keluarga besar SDN 007 Samarinda Ulu yang diserahkan langsung oleh Kepala SDN 007 Samarinda Ulu, Sri Mulyati, di Ruang Rapat Sekda Kota Samarinda, Selasa (1/9/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Neneng turut didampingi Nurhasanah, Anggota TWAP Samarinda, serta Andi Tenri, Kabid pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Samarinda.

Neneng menilai kreativitas guru, siswa, dan orang tua dalam menghasilkan buku menjadi bagian penting dalam membangun budaya literasi di sekolah.

Menurutnya, karya tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi warga sekolah, tetapi juga dapat menjadi inspirasi bagi satuan pendidikan lainnya.

Penyerahan buku itu juga memperkuat sinergi antara SDN 007 Samarinda Ulu dan Pemerintah Kota Samarinda. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendukung pengembangan literasi, kreativitas, serta prestasi peserta didik.

Karya yang lahir dari keluarga besar SDN 007 Samarinda Ulu juga diharapkan mendorong sekolah lain di Kota Samarinda untuk terus menciptakan karya positif dan memberikan kontribusi bagi kemajuan dunia pendidikan.

Puluhan Buku Lahir dari Budaya Menulis

Sri Mulyati mengaku bangga dapat menyerahkan langsung buku hasil karya warga sekolah kepada Sekda Kota Samarinda. Ia juga membuka ruang bagi berbagai pihak untuk memberikan kritik, koreksi, dan saran sebagai bahan evaluasi.

BERITA LAINNYA :  Terkait Proyek RS Korpri, Kejati Kaltim: Kabarnya Proyek Itu Siluman, Masih Kami Monitor

“Kami sangat bangga dapat menyerahkan buku hasil karya keluarga besar SDN 007 Samarinda Ulu kepada Ibu Sekda secara langsung. Kami juga tidak menutup pintu terhadap koreksi dan saran dari berbagai pihak sebagai bahan refleksi dan evaluasi untuk melakukan perbaikan ke depan,” ujar Sri Mulyati.

Sri Mulyati menjelaskan, sekolah terus mendorong program literasi agar berkembang dan menjadi budaya. Sejak mendapat tugas di SDN 007 Samarinda Ulu pada 2023, sekolah telah meluncurkan 18 buku karya kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua.

Pada 2024, sekolah kembali menerbitkan 11 buku, kemudian 12 buku pada 2025. Sementara hingga Mei 2026, warga sekolah telah menghasilkan delapan buku.

Sri Mulyati menegaskan sekolah akan terus mengembangkan program literasi melalui kegiatan menulis dan penerbitan karya.

“Harapan saya, ini menjadi program strategis yang terus kami laksanakan karena literasi adalah jiwa kami. Setiap ide akan kami tuangkan melalui karya yang dapat diakses oleh mitra sekolah, anak didik, maupun masyarakat umum,” ungkapnya.

Komitmen tersebut menjadi langkah SDN 007 Samarinda Ulu dalam membangun budaya literasi yang berkelanjutan sekaligus mendorong seluruh warga sekolah untuk terus berkarya. (*)

1.156 Tayangan