Lamine Yamal Tak Masalah Tak Dijagokan Dembélé, Singgung Kedekatannya dengan Mbappé

oleh -9 views
oleh
Lamine Yamal/Foto: IG lamineyamal

PUBLIKKALTIM.COM – Lamine Yamal memberikan respons santai terhadap pilihan Ousmane Dembélé dalam persaingan Ballon d’Or 2026.

Dembélé, yang memenangkan penghargaan tersebut pada 2025, tidak memasukkan Yamal sebagai salah satu kandidat favoritnya.

Sebanyak 30 pemain masuk dalam daftar nominasi Ballon d’Or 2026.

Yamal, Dembélé, dan Kylian Mbappé menjadi beberapa nama yang kembali mencuri perhatian.

Mereka diprediksi bersaing ketat dengan sejumlah pemain top lainnya, termasuk Rodri dan Harry Kane.

Dembélé memiliki pilihan berbeda dalam menentukan pemain yang menurutnya paling layak memenangkan Ballon d’Or tahun ini.

Penyerang Paris Saint-Germain tersebut menjagokan Khvicha Kvaratskhelia, Harry Kane, dan Kylian Mbappé.

Pilihan Dembélé tidak mengejutkan karena ia memiliki kedekatan dengan sejumlah pemain yang menjadi kandidat.

Selain bermain bersama beberapa pemain top di PSG, Dembélé juga menjadi bagian penting dari Timnas Prancis.

Sementara itu, Yamal menjadi salah satu pemain yang banyak difavoritkan untuk memenangkan penghargaan individu bergengsi tersebut.

Performa impresifnya bersama Barcelona membuat namanya terus berada dalam pembicaraan.

Yamal memainkan peran penting dalam perjalanan Barcelona sepanjang musim.

Penampilan konsistennya membuat pemain muda tersebut semakin diperhitungkan dalam persaingan menuju Ballon d’Or.

Yamal tidak mempermasalahkan keputusan Dembélé.

Ia bahkan memahami alasan mantan pemain Barcelona tersebut memilih pemain lain sebagai favorit.

“Dia itu kan teman Kylian Mbappe, bukan? Aku sih sangat puas dengan musim yang telah kujalani,” ujar Yamal kepada TNT Sports.

BERITA LAINNYA :  Menteri PPN Sebut IKN Akan Dijalankan Pemerintah Khusus, Ini Respon Akademisi FH Unmul 

Yamal kemudian menyinggung persaingannya dengan Dembélé dan Mbappé.

Ia mengaku mungkin melakukan sejumlah hal di lapangan yang membuat kedua pemain tersebut tidak menyukainya ketika mereka saling berhadapan.

“Kurasa setiap kali kami saling berhadapan, aku mungkin melakukan sesuatu yang membuat mereka tidak menyukaiku! Dan itu wajar saja,” kata Yamal.

Meski begitu, Yamal menegaskan bahwa hubungannya dengan Dembélé tetap berjalan baik.

Ia menghormati keputusan pemain asal Prancis tersebut dalam menentukan favorit Ballon d’Or.

Yamal juga menunjukkan keyakinan terhadap peluangnya sendiri.

Ia menilai performanya sepanjang tahun sudah cukup menjadi bukti kualitasnya.

“Tapi bagaimanapun, aku sangat puas dengan apa yang sudah kuberikan pada tahun ini, dan aku percaya diri bahwa semua orang menyaksikannya, sekalipun jika dia tidak melihatnya,” ujar Yamal.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Yamal tidak ingin terlalu memikirkan penilaian pemain lain.

Ia memilih fokus pada pencapaiannya sendiri dan membiarkan performanya berbicara dalam persaingan Ballon d’Or 2026. (*)

1.131 Tayangan