Teriakan Jokowi 3 Periode di Acara Apdesi 2022, Jubir Luhut Bantah Ada Arahan

oleh -
oleh
Luhut Binsar Pandjaitan

PUBLIKKALTIM.COM – Acara Silaturahmi Nasional Apdesi 2022 yang digelar di Istora Senayan, Selasa (29/3/2022) menuai sorotan publik.

Pasalnya, perwakilan desa dari Provinsi Aceh bernama Muslim meneriakkan ‘Jokowi 3 Periode’ dalam Silaturahmi Nasional Desa 2022 itu.

Pernyataan itu disampaikan saat bicara dengan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Muslim mengawali dengan menjelaskan kondisi Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL).

Dia berharap Jokowi bisa memindahkan kantor pengurus TNGL dari Medan ke Aceh.

Muslim memohon Luhut menyampaikan aspirasi itu kepada Jokowi.

Namun di akhir pernyataan, Muslim menyerukan Jokowi 3 periode.

“Tolong ini sebagai permintaan kami kepada Bapak. Saya yakin Bapak bisa mengabulkannya dan Pak Presiden bisa mengabulkannya. Jokowi 3 periode, setuju?” Teriak Muslim.

“Setuju!” kata sebagian peserta sembari berteriak.

Jubir Luhut Bantah Ada Arahan

Juru bicara Luhut Binsar Pandjaitan, Jodi Mahardi, membantah adanya arahan terkait teriakan Jokowi tiga periode tersebut.

Jodi Mahardi menyebut teriakan tersebut merupakan aksi spontan.

“Tidak ada arahan atau koordinasi soal seruan 3 periode. Itu murni aksi spontan saja,” ujar Jodi, Jumat (1/4/2022).

Jodi juga menjelaskan alasan Luhut hadir dalam acara yang digelar di Istora Senayan, Jakarta itu.

Alasan pertama, kata Jodi, Luhut diundang untuk menjadi keynote speaker membahas soal investasi dan pertumbuhan ekonomi di desa dalam acara tersebut.

BERITA LAINNYA :  BREAKING NEWS – Update Covid-19, Kaltim Bertambah 8 Pasien Positif Covid-19, Total 115 Kasus

“Kehadiran Pak Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi di acara Istora yang dihadiri puluhan ribu kepala desa memiliki 3 dasar utama, yaitu, pertama, undangan dari DPP Apdesi menjadi keynote speaker membahas tentang investasi dan pertumbuhan ekonomi khususnya di desa di masa pandemi,” terangnya.

Jodi mengatakan jabatan Luhut selaku Menko Marves memiliki kaitan yang sangat besar dalam pembangunan desa.

Dia membenarkan Luhut juga menjabat sebagai Ketua Dewan DPP Apdesi.

“Kedua, Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi memiliki korelasi sangat besar terhadap pembangunan desa. Sebab Kementerian PU, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Pariwisata, dan KKP di bawah koordinasi Menko Kemaritiman dan Investasi dan tentu Apdesi selama ini intens berkomunikasi agar Menko Maritim dan Investasi menjembatani program-program di kementerian di bawah koordinasi Pak Menteri Investasi dan Kemaritiman. Pak Menko Luhut betul setuju menjadi Ketua Dewan DPP Apdesi,” pungkasnya. (*)