Diprotes Masyarakat dan Disindir Kapolri, Ujian SIM C Angka 8 dan Model Zig-zag Resmi Dihapus

oleh -
oleh
Ilustrasi Ujian SIM C/CNNIndonesia.com

PUBLIKKALTIM.COM – Polri resmi hapus model zig-zag dan angka 8 dalam materi ujian praktik Surat Izin Mengemudi (SIM) C.

Hal itu guna memudahkan masyarakat dalam melakukan ujian SIM C.

Masyarakat kini disuguhkan ujian praktik model baru yang diklaim mudah namun tak mengurangi tolak ukur Polri menguji kompetensi berkendara.

Perubahan model ujian ini dilandasi protes masyarakat pemohon SIM C soal materi praktik zig-zag dan angka 8 dalam beberapa waktu terakhir.

Bahkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ikut menyinggung materi angka 8 dan zig-zag yang dia rasa menyulitkan dan tak semua orang bisa lulus termasuk anggota kepolisian.

Hal tersebut sempat diungkap Listyo ketika berbicara di hadapan para wisudawan Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) saat upacara wisuda di Jakarta Selatan, Rabu (21/6).

Listyo lantas beranggapan jika para wisudawan di hadapannya ikut tes pembuatan SIM C dengan materi angka 8 dan zig-zag, kemungkinan cuma 10 persen yang lulus.

Jika pun lulus dia bilang dapat menjadi pemain sirkus.

“Saya kira, ini yang di sini kalau saya uji dengan materi tes yang ada ini mungkin dari 200 yang lulus paling 20. Bener enggak? Enggak percaya? Atau hari ini langsung saya bawa ke Daan Mogot, kalian langsung saya uji. Ya, karena kalau yang lolos dari situ pasti nanti lulus bisa jadi pemain sirkus,” ucap Listyo.

Listyo kemudian meminta Kakorlantas memperbaiki proses pembuatan SIM.

Ini merupakan bagian dari modernisasi kepolisian yang menyesuaikan zaman.

BERITA LAINNYA :  Kapolri Jenderal Idham Azis Ancam Pidakan Jajaranya jika Terbukti Selewengkan Uang Negara

Sementara itu Kasibinyan Subdit SIM Ditregident Korlantas Polri AKBP Faisal Andri Pratomo mengatakan materi ujian SIM C yang telah berubah saat ini merupakan hasil kajian antara para pakar dan instansi Polri.

“Di sini kami mengakomodir dari hasil hasil yang sebelumnya sudah dilaksanakan dari hasil kajian bersama para pakar,” ujar Faisal, Jumat (4/8) dikutip dari CNN Indonesia.

Pada materi baru, ujian praktik SIM C nantinya akan dilakukan pada lintasan berbentuk sirkuit yang spesifikasinya telah diperbarui dari versi lama.

Dari denah yang diungkap Korlantas Polri, sirkuit ujian praktik SIM C memiliki tiga lintasan lurus dan lima area berbelok, yang satu bagiannya menyerupai huruf S untuk menggantikan angka 8.

Saat uji praktik dimulai, pemohon SIM C akan masuk melalui garis start, lalu keluar dari sisi lainnya setelah menyelesaikan semua tantangan pada sirkuit itu.

Lintasan ini mengakomodir empat materi ujian praktik dengan ukuran yang sudah diperlebar dan tanpa materi zig-zag atau disebut juga slalom. Ujian angka 8 diganti ujian berbentuk huruf S.

Uji coba materi praktik SIM C baru sudah dimulai Jumat (4/8), sedangkan penerapan serempak di seluruh Indonesia akan dimulai 7 Agustus 2023. (*)