, ,

Kabar Hari Ini, Satu PDP Meninggal di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda

oleh -641 views
oleh
PDP Covid-19 meninggal dunia di RSUD AWS Samarinda.

PUBLIKKALTIM.COM, SAMARINDA– Selasa (28/4/2020) pagi dilaporkan, ada satu PDP yang dinyatakan meninggal dunia di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda.

Hal tersebut dibenarkan oleh Ismed Kusasih, plt kepala Dinas Kesehatan Samarinda.

“Ya (ada PDP meninggal di AWS),” katanya singkat saat dihubungi via WhatsApp, Selasa (28/4/2020).

Ismed enggan berkomentar banyak, dirinya menerangkan akan menggelar jumpa pers via Zoom, siang ini (Selasa).

“Nanti siang ya (rilis via Zoom),” jawab Ismed, singkat.

Sementara itu, dr David Masjhoer, plt direktur utama RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda, menyampaikan secara singkat, bahwa PDP Covid-19 meninggal akibat gagal ginjal yang diderita pasien.

“Pasien punya penyakit penyerta, ada kelainan bawaan salah satunya gagal ginjal,” katanya.

dr David enggan menyampaikan hal-hal terkait identitas pasien, karena dianggap infomasi yang bersifat rahasia. Meski begitu, Plt Dirut AWS tersebut membenarkan pasien reaktif (positif) Covid-19 sesuai hasil rapid test.

“Saat rapid test hasilnya reaktif. Kami swab, belum ada hasil,” beber David.

BERITA LAINNYA :  Sukses Gelar Pembinaan Karang Taruna, Dispora Kaltim Berharap Beri Dampak Positif bagi Pemuda Bumi Etam

Saat dikonfirmasi di mana jenazah PDP meninggal tersebut dikebumikan, dr David, enggan menjawab lebih lanjut.

“Nanti ada pers rilis dari DKK (Dinas Kesehatan Samarinda),” tutupnya.

Diketahui, dengan meninggalnya PDP di Samarinda, total sudah ada 13 kasus PDP Covid-19 meninggal dunia di Kaltim.

Sebelumnya kabar duka itu datang dari Kutai Barat. Pasien tersebut laki-laki 55 tahun, merupakan kasus PDP sebagai pelaku perjalanan dari lampung, Jakarta, Bogor yang memiliki keluhan batuk, lesu, dengan comorbid TB Paru. Telah berobat ke klinik dan tidak ada perbaikan.

Pada 27 April 2020 dini hari, kasus dirujuk ke RSUD Harapan Insan Sendawar dan dilakukan penanganan di Unit gawat darurat, kondisi kasus memburuk dan dilaporkan meninggal. (*)

1.147 Tayangan