PUBLIKKALTIM.COM – Dunia olahraga hoki pelajar di Kalimantan Timur (Kaltim) kembali bergairah setelah tiga tahun vakum.
Hadirnya olahraga hoki pelajar di kejuaraan Andara Cup 2024 menjadi obat rindu bagi para atlet yang haus akan kompetisi setelah terhenti sejak 2020.
Andara Cup tidak hanya sekadar kejuaraan tetapi juga langkah strategis dalam pembinaan dan regenerasi atlet hoki muda di Bumi Etam.
Kegiatan yang digelar di Aula KNPI pada Rabu 30-31 Oktober 2024 itu diikuti 12 tim dari berbagai daerah, seperti Samarinda, Kutai Kartanegara, Penajam Paser Utara, dan Balikpapan.
Ditemui usai pembukaan kegiatan, Ketua FHI Balikpapan, Al Kuwait, menyatakan bahwa terdapat tujuh sekolah di kategori putra dan lima sekolah di kategori putri yang bertanding dengan sistem setengah kompetisi.
“Untuk putra ada tujuh sekolah, sementara putri sebanyak lima sekolah dengan menggunakan sistem setengah kompetisi,” ujar Al Kuwait.
Menurutnya, kejuaraan ini sekaligus menjadi pelepas kerinduan bagi para atlet yang sudah beberapa tahun tidak berkompetisi, mengingat kejuaraan terakhir pada 2020.
“Makanya, kami inisiatif melaksanakan kejuaraan dengan skala Kaltim, karena sangat miris, tidak ada kejuaraan sejak 2020 lalu, sehingga daerah hanya sebatas latihan saja,” jelasnya.
Bagi Balikpapan, kejuaraan ini juga menjadi ajang pencarian bakat muda dalam menyongsong pra-kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun depan.
“Berharap ada batasan usia untuk Porprov nanti. Sehingga, daerah wajib kontinu melakukan pembinaan,” pungkasnya.
Kejuaraan Andara Cup 2024 juga disebut sebagai bagian dari pembinaan daerah serta upaya regenerasi atlet, terutama setelah Kaltim berhasil meraih medali emas di cabang hoki putra dan putri pada PON XXI/2024 di Aceh-Sumut. (adv)