Kepala Dinas Ditahan di Rutan, BPBD Samarinda Kesulitan di Agenda Kegiatan

oleh -112 views
oleh
Kadis BPBD Samarinda saat akan ditahan di Rutan Klas IIA Samarinda

PUBLIKKALTIM.COM, SAMARINDA -Pasca penangkapan Sulaiman Sade, Kepala Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda, administrasi keuangan di Dinas tersebut sementara ini tidak berjalan hingga penetapan Plt.

Hal ini seperti dijelaskan oleh Hendra AH, Sekretaris BPBD Samarinda saat dikonfirmasi, Kamis (10/10/2019).

“Untuk aktivitas rutin surat menyurat dan lainnya saya yang menghandlenya. Namun untuk hal-hal yang menyangkut administrasi keuangan stagnan sementara. Ini karena secara aturan hukum harus ada penununjukan plt yang langsung include dengan Surat Keputusan (SK) PA (pengguna anggaran),” katanya.

Semenjak belum adanya penetapan plt, kegiatan BPBD menjadi terkendala seperti yang dikatakan Hendra.

“Jadi efek kedepannya kegiatan kami terkendala, seperti Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) belum bisa dijalankan, yah macam-macam,” lanjutnya.

Terkait Plt Kepala BPBD Samarinda, pihak di Dinas tersebut telah lakukan komunikasi dengan pihak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Samarinda.

Konsultasi ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Samarinda, itu dilakukan pada Rabu (9/10/2019) kemarin. Saat ini hanya tinggal menunggu informasi selanjutnya siapa yang akan ditunjuk.

BERITA LAINNYA :  BPBD Samarinda Terus Berbenah Lengkapi Kebutuhan Kebencanaan, Targetkan Dapur Umum dan MCK Mobile

“Mengenai plt itu domain atasan dalam hal ini kami sudah konsultasikan ke BKD, kemarin tanggal 9 Oktober, jadi kami tinggal menunggu saja siapa yg ditunjuk menjadi Plt, ” ungkap Hendra AH.

Sekretaris BPBD mengatakan, penetapan plt itu biasanya butuh waktu seminggu.

“kami tidak tahu, apakah tanggal 8 itu penangkapannya. Tetapi kemarin dapat informasi dari kejaksaan mulai dari hari ini, kemarin. Berarti tanggal 8 hanya saja suratnya mungkin belum diterima atau belum sampai di BKD. Kemudian biasanya kasus-kasus ini dari atas itu turunya sekitar satu minggu,” katanya.

Hendra mengatakan, siap saja jika dijadikan plt dari atasan.

“Yang penting dari atasan itu menunjuk kami siap saja,” tutupnya. (*)

1.019 Tayangan