PUBLIKKALTIM.COM, BONTANG– Sebanyak 66 orang di Bontang telah melakukan uji coba menggunakan rapid test corona virus disease (Covid-19).
Tak terkecuali Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni yang dinyatakan negatif Covid-19 setelah melakukan tes pada hari ini, Minggu (29/3/2020).
“Alhamdulillah Bunda sudah melaksanakan pemeriksaan menggunakan rapid test dan hasilnya negatif virus corona,” ujar Neni.
Tidak hanya wali kota, percobaan rapid test pada hari ini dilakukan kepada beberapa tenaga medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Taman Husada Bontang dan tim Dinas Kesehatan Bontang.
Dari data yang diperoleh, 32 tenaga medis dan 3 pasien yang melakukan tes di RSUD. Sementara tim dari Dinas Kesehatan ada 15 orang ditambah 16 orang yang dinyatakan orang dalam pemantauan (ODP). Dari 16 ODP tersebut, 2 di antaranya berasal dari Ijtima Ulama di Gowa yang menjadi kluster baru peredaran Covid-19 di Indonesia. Seluruh percobaan test dinyatakan negatif.
Neni mengingatkan kembali kepada masyarakat Bontang untuk tetap menjaga pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Ia pun optimis wabah Covid-19 akan segera berakhir.
“Semoga seluruh masyarakat Bontang juga sehat selalu dan tetap di rumah saja dengan menjalankan pola hidup bersih dan sehat. Insya Allah wabah ini segera berakhir,” tuturnya.
Hingga kini informasi mengenai jumlah rapid test yang diterima oleh pemkot Bontang belum diketahui jumlahnya. Namun dalam perencanannya, kegiatan pengujian rapid test akan terus dilakukan oleh tim dinas kesehatan Bontang.
Hingga berita ini diturunkan, Juru Bicara Penanganan Covid-19 Adi Permana belum memberikan keterangan terkait jumlah tersebut. (*)