PUBLIKKALTIM.COM – Sejumlah partai politik sudah mulai melakukan persiapan dalam menyambut Pilpres 2024.
Seperti PKS yang berencana membangun koalisi poros nasionalis-religius.
Rencana itu lantas disambut hangat oleh Demokrat dan Golkar.
Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief menyebut pihaknya siap berkoalisi dengan partai mana pun, termasuk koalisi religius-nasionalis PKS dan Golkar.
“Partai Demokrat ini siap berkoalisi dengan siapa pun. Kita berharap, pertama-tama, presidential threshold dihapus sehingga banyak calon. Kemudian, kalau itu masih dipertahankan presidential threshold, kita tidak ingin ada pembelahan lagi di masyarakat,” ujar Andi Arief kepada wartawan, Sabtu (15/1/2022).
Lebih lanjut, Andi Arief memprediksi kemungkinan akan ada tiga koalisi yang terbentuk pada Pilpres 2024 jika Demokrat bergabung dengan PKS dan Golkar.
Kemudian dua koalisi lainnya yakni PDIP dengan Gerindra dan NasDem dengan PPP, PKB, dan PAN.
“Kalau bisa sebanyak mungkin, itu kemungkinan besar tiga calon (koalisi). Nah, kalau betul PDI dengan Gerindra, kemudian NasDem dengan beberapa partai, jadi koalisi Demokrat, Golkar, dan PKS itu juga bisa menjadi opsi, jadi kita nasionalis-religius bergabung,” katanya dikutip dari detik.com.
Andi Arief menjelaskan alasan perlunya koalisi partai religius-nasionalis.
Dia menyebut koalisi tersebut sejalan dengan jati diri bangsa Indonesia.
“Koalisi nasionalis-religius yang tentu ingin agar pembangunan berkesinambungan, pembangunan ini berjalan dengan tanpa menghilangkan jati diri kebangsaan kita yang nasionalis-religius,” pungkasnya. (*)