PUBLIKKALTIM.COM, SAMARINDA – Setelah resmi dilantik Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda Andi Harun dan Rusmadi Wongso hadiri rapat Paripurna DPRD Kota Samarinda masa persidangan I tahun 2021 dengan agenda pidato sambutan Wali Kota Samarinda, Jumat (26/2/2021).
Dalam pidato perdananya sebagai Wali Kota Samarinda, Andi Harun menyampaikan beberapa hal penting yang akan dilakukan dalam waktu dekat.
Keseriusan Pemkot Samarinda dalam penangan banjir akan dijadwalkan dalam rencana 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda.
Fokus penanggulangan banjir akan menyasar di dua titik yang menjadi langganan banjir. Yakni di simpang 4 Sempaja dan di Kawasan Jalan D.I Panjaitan,
“Dua titik ini akan mempresentasikan program penanganan banjir, sekaligus menjadi representasi keseriusan Pemkot Samarinda dalam upaya penanggulangan banjir yang telah banyak memakan kerugian materil,” ujar Wali Kota Samarinda dalam pidato perdananya.

Keberhasilan Pemkot Samarinda dalam menangani banjir, sebut Andi Harun tak luput dari kekuatan anggaran pemerintah yang bersumber dari APBD Kota Samarinda.
Namun, hal tersebut masih membutuhkan sinergitas antara pemerintah provinsi hingga pemerintah pusat.
“Jika kita semua bersinergi maka kita akan mendapatkan dukungan anggaran dari pemerintah provinsi hingga pusat.
Kami ingin memberi pesan kepada pemerintah provinsi dan seluruh jajaran pimpinan DPRD Kota Samarinda bahwa tidak bisa jika kita hanya berharap anggaran APBD Kota Samarinda untuk menyelesaikan masalah banjir,” kata AH sapaan karib Wali Kota Samarinda.
Pesan ini pun ditujukan Andi Harun kepada Presiden RI serta seluruh jajaran kementrian RI agar dapat bersinergi membangun Samarinda sebagai pusat kota peradaban.
“Kami mewakili Kota Samarinda memastikan pada hari ini seluruh janji politik akan segera disinkronisasikan,” pungkasnya. (*)