PUBLIKKALTIM.COM – Cristiano Ronaldo menunjukkan empatinya kepada Lionel Messi setelah ayah La Pulga, Jorge Messi, meninggal dunia pada usia 68 tahun.
Di tengah kabar duka tersebut, megabintang Portugal itu mengirimkan pesan dukungan kepada Messi dan keluarganya melalui media sosial.
Ronaldo menuliskan pesan dukungan di kolom komentar unggahan Messi yang menampilkan foto Jorge Messi.
“Pelukan besar buatmu dan keluarga selama masa-masa sulit ini, Leo. Tetap tabah,” tulis Ronaldo.
Pesan tersebut mendapat perhatian luas dari penggemar sepak bola.
Banyak yang menilai tindakan Ronaldo menunjukkan sisi kemanusiaan di tengah rivalitas panjang keduanya sebagai dua pemain terbesar dalam sejarah sepak bola.
Rivalitas Messi dan Ronaldo telah berlangsung selama bertahun-tahun, terutama ketika keduanya bersaing di level klub dan penghargaan individu.
Namun, Ronaldo memilih menunjukkan empati ketika Messi menghadapi kehilangan orang terdekatnya.
Ronaldo Pernah Mengalami Kehilangan Serupa
Dukungan Ronaldo kepada Messi juga memiliki sisi personal.
Mantan kapten Portugal itu pernah kehilangan ayahnya, José Dinis Aveiro, pada 2005.
Saat itu, Ronaldo masih berusia 20 tahun dan tengah membangun kariernya bersama Manchester United.
Pengalaman tersebut membuat Ronaldo memahami beratnya kehilangan seorang ayah ketika seseorang masih berada dalam fase penting perjalanan hidupnya.
Karena itu, pesan singkat Ronaldo kepada Messi mendapat respons positif dari banyak penggemar.
Mereka melihat keduanya tidak hanya sebagai rival di lapangan, tetapi juga sebagai sesama manusia yang pernah merasakan kehilangan orang tua.
Jorge Messi Berperan Besar dalam Karier Sang Anak
Jorge Messi merupakan sosok penting dalam perjalanan hidup Lionel Messi.
Ia mendampingi putranya sejak masih kecil dan membantu mengembangkan bakat sepak bola yang kemudian mengantarkan Messi menjadi salah satu pemain terbaik dunia.
Jorge juga berperan ketika Messi menghadapi masalah hormon pertumbuhan saat masih muda.
Ia berusaha mencari perawatan terbaik agar putranya dapat terus berkembang dan mengejar impian menjadi pesepak bola profesional.
Setelah kabar duka tersebut, Messi kembali ke Rosario, Argentina, untuk berkumpul dengan keluarga.
Kapten Timnas Argentina itu menjalani masa berkabung bersama keluarga besar setelah kehilangan sosok yang memiliki peran besar dalam perjalanan hidupnya. (*)