PUBLIKKALTIM.COM – Pertempuran sengit antara Rusia dan Ukraina masih terus berlanjut di kota Sievierodonetsk.
Akibat pertempuran itu, jembatan yang menghubungkan kota Sievierodonetsk dengan kota lainnya di Ukraina berhasil dihancurkan oleh pasukan Rusia.
Hancurnya jembatan itu membuat evakuasi warga sipil dari Sievierodontsk menjadi terhambat.
Diketahui, Kota itu menjadi kunci Rusia menguasai wilayah Donbas timur Ukraina.
“Tujuan taktis utama dari penjajah tidak berubah. Mereka menekan di Sievierodonetsk, pertempuran sengit sedang berlangsung di sana, di setiap meter,” ujar Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam pidato video pada Minggu malam, 12 Juni 2022 dikutip dari tempo.
Lebih lanjut, gubernur provinsi Luhansk, Serhiy Gaidai mengatakan pasukan Ukraina dan Rusia masih bertempur di jalan-jalan di Sievierodonetsk pada hari Minggu.
Sievierodonetsk adalah kota terakhir di provinsi Luhansk Donbas yang masih dikuasai Ukraina.
Jika kota ini berhasil direbut oleh Rusia, akan membawa mereka selangkah lebih dekat ke salah satu tujuan yang dinyatakan Putin dalam “operasi militer khusus”.
Di tempat lain, rudal jelajah Rusia menghancurkan depot besar yang berisi senjata AS dan Eropa di wilayah Ternopil Ukraina barat.
Gubernur Ternopil mengatakan roket yang ditembakkan dari Laut Hitam ke kota Chortkiv telah menghancurkan sebagian fasilitas militer dan melukai 22 orang.
Pejabat setempat mengatakan tidak ada senjata yang disimpan di sana.
Moskow telah berulang kali mengkritik Amerika Serikat dan negara-negara lain karena memasok senjata ke Ukraina.
Putin mengatakan awal bulan ini bahwa Rusia akan menyerang target baru jika Barat memasok rudal jarak jauh ke Ukraina untuk digunakan dalam sistem roket bergerak presisi tinggi. (*)