PUBLIKKALTIM.COM – Ketua Majelis Syuro PKS, Salim Segaf Al Jufri, dan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) gelar pertemuan.
Menurut Sudirman Said, pertemuan itu bakal berimbas positif terhadap pencapresan Anies Baswedan.
Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) itu menyebut, pertemuan petinggi PKS dan Demokrat tersebut bakal memperkuat koalisi PKS-Demokrat-NasDem demi mencapreskan Anies.
“Saya yakin, pertemuan antara Presiden SBY dengan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Al Jufri akan memperkuat arah menuju koalisi,” ujar Sudirman dalam keterangan persnya, Jumat (23/12).
Sudirman mengatakan, PKS-NasDem-Demokrat sebenarnya tiga partai yang selama ini intens berkomunikasi secara bersamaan.
Namun, sesekali ada momen interaksi secara bilateral.
“Dalam interaksi selama ini memang sering bertiga, sering juga bilateral antara dua partai,” katanya.
Sudirman pun percaya diri bakal ada deklarasi PKS dan Demokrat mendukung Anies menjadi Capres 2024.
Dia ke depannya percaya diri deklarasi PKS dan Demokrat bakal memberi harapan baik bagi publik tentang kehidupan lebih baik.
“Pencalonan Anies secara resmi oleh Partai NasDem saja sudah memberi harapan pada publik bahwa perubahan akan terjadi,” ungkapnya.
Sebelumnya, Juru bicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Pipin Sopian mengatakan pertemuan Salim Segaf Al Jufri dengan SBY, pada Rabu (21/12) membahas tentang keberlangsungan demokrasi di Indonesia.
Menurut Pipin, dua tokoh sepakat bahwa isu perpanjangan pemerintahan atau legislatif tidak boleh digulirkan terus-menerus.
“Sepakat boleh lagi ada isu perpanjangan pemerintahan dan legislatif,” kata dia ditemui di Jakarta Selatan, Jumat (23/12).
Pipin mengatakan, Salim Segaf dan SBY menginginkan agenda reformasi tetap bertahan, yakni membatasi kekuasaan selama dua periode.
“Rakyat harus diberi kesempatan untuk memilih capresnya sesuai dengan konstitusi,” pungkasnya. (*)