PUBLIKKALTIM.COM – Nama Aulia Sarah semakin melekat sebagai “Ratu Horor” layar lebar setelah sukses besar lewat film KKN di Desa Penari dan sejumlah judul horor lainnya.
Namun, di tengah kesibukannya mempromosikan film terbaru Sengkolo, aktris kelahiran 1991 ini mengejutkan publik dengan pengumuman rencananya kembali ke dunia sinetron.
Rindu Suasana Sinetron
Aulia terakhir kali tampil di sinetron pada 2011.
Sejak saat itu, ia fokus mengembangkan karier di film layar lebar dan web series.
Meski sukses di dunia perfilman, ia mengaku merindukan atmosfer produksi stripping yang khas dari sinetron.
“Saya rindu dengan suasana shooting sinetron, dan ingin menyapa kembali para penggemar setia yang banyak menghabiskan waktu di depan televisi,” ujar Aulia Sarah kepada detikpop.
Strategi Menjangkau Audiens Lebih Luas
Keputusan Aulia kembali ke layar kaca bukan tanpa perhitungan.
Bersama manajemennya, ia telah menyiapkan strategi untuk memperluas jangkauan audiens.
Ia menekankan pentingnya sebagai aktor untuk tidak terpaku pada satu medium saja.
“Iseng aja sih, tapi memang ini salah satu strategi aku dan manajemen. Kalau bisa, kita keliling, datangin semua orang, dan ‘peluk’ semuanya. Jadi semua massa notice sama kita,” jelas Aulia.
Dengan cara ini, ia berharap bisa menjalin kedekatan dengan komunitas penonton TV yang berbeda dari komunitas penonton film bioskop.
Aulia ingin menciptakan momen kerinduan bagi pemirsa yang sudah lama tidak melihat wajahnya di layar kaca.
Fokus pada Kualitas Cerita
Meski berniat kembali ke sinetron, Aulia menegaskan bahwa rencana ini masih dalam tahap awal untuk 2026.
Ia tetap mengutamakan kualitas cerita dan karakter, prinsip yang selalu ia pegang dalam memilih proyek film horor.
“Lucu kali ya kalau sinetron lagi, biar penonton TV ada rasa kangen. Mereka kayak mencari, dan pas aku datangin mereka bilang, ‘Oh kangen banget akhirnya balik lagi’,” tambahnya sambil tersenyum.
Tahun 2026 diprediksi menjadi tahun padat bagi Aulia Sarah.
Selain merilis Sengkolo dan sebuah film drama action pada Februari 2026, kembalinya ia ke sinetron akan melengkapi portofolionya yang semakin beragam.
Aulia menekankan bahwa kunci agar tidak jenuh dalam bekerja adalah pintar memilih judul dan karakter yang bisa dikembangkan.
Ia tidak ingin terjebak dalam zona nyaman, meski film horornya selalu meraih kesuksesan komersial.
Dengan strategi matang dan semangat kembali ke layar kaca, Aulia Sarah siap memukau penonton TV seperti halnya ia menaklukkan layar lebar selama ini. (*)