Tanggapi Soal Antrian Panjang Truk di SPBU, DPRD Samarinda: Jika Ada Praktik Penimbun Solar Subsidi Akan Ditindak Tegas

oleh -
oleh
Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Eko Elyas Moko

PUBLIKKALTIM.COM, SAMARINDA – Antrian truk yang mengantri untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Samarinda kerap meresahkan warga.

Hal itu tentu menjadi sorotan dari berbagai pihak.

Tak terkecuali anggota Komisi III DPRD Samarinda Eko Elyas Moko.

Eko sapaan karibnya menjelaskan hingga saat ini pihaknya masih mencari penyebab terjadinya antrian tersebut.

Bahkan jika adanya dugaan bahwa terjadi pratik penimbun solar subsidi maka pihaknya akan menindak tegas kasus tersebut.

“Kalau ada temuan itu, ya kami akan tindak. Tapi kan sekarang kami masih cari dulu solusinya seperti apa agar antrian truk tersebut tidak menyebabkan kecelakaan,” tegasnya saat dihubungi awak media, Selasa (19/10/2021).

Iya juga menambahkan, pihaknya akan segera memanggil Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda.

BERITA LAINNYA :  Usai Kunjungi Kementerian ESDM, Pansus IP DPRD Kaltim Pastikan 21 IUP Ilegal

Tujuan pemanggilan Dishub, guna penertiban antrian truk tersebut.

“Mungkin nanti setelah mendapat hasil dari hearing dengan Dishub, kami akan panggil pihak pengusaha SPBU kenapa solar ini langka,” ucapnya.

Sementara disinggung mengenai kasus kecelakaan yang terjadi, Eko tidak ingin berkomentar banyak.

Sebab menurutnya kejadian ini perlu ditelaah lebih dalam.

“Bahwa ini di posisi dilema antara pemilik usaha pertamina. Kita mau cari tau juga berapa pasokan stok solar Subsidi di Kota Tepian,” pungkasnya. (Advertorial)

1.013 Tayangan