Wah! Pria Ini Tantang Hirup Mulut Orang Terinfeksi Corona “Jika Tak Mati Tidak Ada Lockdown Lagi”

oleh -
oleh
Taufik Monyong/Detiknews.com

PUBLIKKALTIM.COM – Berita Nasional yang dikutip PUBLIKKALTIM.COM tentang pernyataan seseorang pria yang bakal hirup mulut yang terkena viru Covid-19.

Seorang pria di Surabaya, Jawa Timur mensosialisasikan dukungnya terhadap penyataan  jokowi yang tengah mempersiapkan hidup new normal.

Monyong pun mendukung pernyataan Presiden Joko Widodo yang tengah menyiapkan era new normal. Menurutnya sudah saatnya semua sektor perekonomian seperti pasal, mal, hingga tempat ibadah dan sekolah buka kembali.

“Mari dukunglah pemerintah ini karena Pak Presiden menyatakan new normal Ayo mari semuanya bekerja. Bekerja lalu pasar-pasar dibuka, toko toko dibuka, mal-mal dibuka pabrik-pabrik dibuka agar ekonomi bangsa kita segera pulih,” kata Monyong.

“Saya bertanggung jawab, kalau saya nanti ketika menghirup dari mulut orang-orang COVID-19 mati, maka silakan Anda pastikan Corona masih ada atau COVID-19 masih ada di Surabaya, Jawa Timur. Tapi kalau Saya tidak mati atau Saya tidak terpapar Corona maka permintaan saya adalah tidak ada lagi lockdown, tidak ada lagi PSBB maka permintaan saya semua toko-toko dibuka, pasar dibuka, semua orang bekerja. Mari kita dukung pemerintah Presiden Jokowi menyatakan new normal,” jelasnya

Monyong juga menegaskan ucapannya bukanlah gurauan semata. Dia pun bertanggung jawab pada setiap ucapannya.

Dalam videonya, Taufik bahkan menyebutkan alamat lengkapnya dan nomor telepon sebagai bentuk pertanggungjawaban.

“Saya, alamat saya Bulak Rukem Timur Gang 2 Nomor 70 Surabaya, Jawa Timur Indonesia. Saya siap mempertanggungjawabkan omongan saya. Kalau pemerintah tidak bisa membuktikan omongan saya dan tidak percaya, jangan memfitnah masyarakat Surabaya dan Jawa Timur atau Pemerintah Indonesia seakan-akan COVID-19 masih ada,” pintanya.

“Saya sama dengan kalian aktivis 98 dan saya tetap tanggung jawab terhadap apa yang saya ucapkan, saya bertanggung jawab. Alamat saya jelas nomor telepon saya 081703557599. Jika ada yang ingin berhubungan dengan saya, staf kepresidenan saya juga sudah kenal, Wantimpres juga sudah ada sebagian Saya kenal sudah saya buktikan saya maka saya tanggung jawab terhadap apa yang saya katakan,” tandas Taufik.

Monyong pun mendukung pernyataan Presiden Joko Widodo yang tengah menyiapkan era new normal. Menurutnya sudah saatnya semua sektor perekonomian seperti pasal, mal, hingga tempat ibadah dan sekolah buka kembali.

BERITA LAINNYA :  Soal Embarkasi Haji Batakan Dijadikan Tempat Isolasi Covid-19, Rizal Effendi Beri Penjelasan ke Warga

“Mari dukunglah pemerintah ini karena Pak Presiden menyatakan new normal Ayo mari semuanya bekerja. Bekerja lalu pasar-pasar dibuka, toko toko dibuka, mal-mal dibuka pabrik-pabrik dibuka agar ekonomi bangsa kita segera pulih,” kata Monyong.

“Saya bertanggung jawab, kalau saya nanti ketika menghirup dari mulut orang-orang COVID-19 mati, maka silakan Anda pastikan Corona masih ada atau COVID-19 masih ada di Surabaya, Jawa Timur. Tapi kalau Saya tidak mati atau Saya tidak terpapar Corona maka permintaan saya adalah tidak ada lagi lockdown, tidak ada lagi PSBB maka permintaan saya semua toko-toko dibuka, pasar dibuka, semua orang bekerja. Mari kita dukung pemerintah Presiden Jokowi menyatakan new normal,” jelasnya.

Monyong juga menegaskan ucapannya bukanlah gurauan semata. Dia pun bertanggung jawab pada setiap ucapannya. Dalam videonya, Taufik bahkan menyebutkan alamat lengkapnya dan nomor telepon sebagai bentuk pertanggungjawaban.

“Saya, alamat saya Bulak Rukem Timur Gang 2 Nomor 70 Surabaya, Jawa Timur Indonesia. Saya siap mempertanggungjawabkan omongan saya. Kalau pemerintah tidak bisa membuktikan omongan saya dan tidak percaya, jangan memfitnah masyarakat Surabaya dan Jawa Timur atau Pemerintah Indonesia seakan-akan COVID-19 masih ada,” pintanya.

“Saya sama dengan kalian aktivis 98 dan saya tetap tanggung jawab terhadap apa yang saya ucapkan, saya bertanggung jawab. Alamat saya jelas nomor telepon saya 081703557599. Jika ada yang ingin berhubungan dengan saya, staf kepresidenan saya juga sudah kenal, Wantimpres juga sudah ada sebagian Saya kenal sudah saya buktikan saya maka saya tanggung jawab terhadap apa yang saya katakan,” tandas Taufik. (*)

Artikel ini telah di Detiknews.com denga judul “Seorang Seniman di Surabaya Tantang Hirup Mulut Pasien COVID-19” https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-5048191/seorang-seniman-di-surabaya-tantang-hirup-mulut-pasien-covid-19/2