PUBLIKKALTIM.COM – Pemerintah Kota Samarinda kembali menegaskan komitmennya terhadap pembinaan generasi muda melalui kegiatan positif di lingkungan sekolah. Komitmen tersebut tercermin dalam kehadiran Wakil Wali Kota Samarinda, H. Saefuddin Zuhri, yang secara resmi menutup ajang Smalan Cup Gema Karya (GK) VIII Tahun 2025 di SMA Negeri 9 (Smalan) Samarinda, Kamis (18/12/2024). Penutupan berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari para siswa, guru, serta peserta kompetisi.
Sejak awal kegiatan hingga penutupan, Smalan Cup GK VIII menjadi salah satu agenda sekolah yang menyedot perhatian pelajar dari berbagai sekolah. Ajang ini tidak hanya menghadirkan kompetisi olahraga, tetapi juga lomba seni yang memberi ruang ekspresi dan kreativitas bagi siswa. Kehadiran Wakil Wali Kota dalam acara penutupan sekaligus menjadi penegasan dukungan pemerintah daerah terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam penguatan karakter generasi muda.
Wawali Tekankan Olahraga sebagai Pembentuk Karakter
Dalam sambutannya, H. Saefuddin Zuhri menegaskan bahwa olahraga dan seni memiliki peran strategis dalam membangun karakter pelajar. Ia menyampaikan bahwa pendidikan tidak hanya berbicara tentang prestasi akademik, tetapi juga tentang pembentukan sikap, mental, dan nilai-nilai kehidupan.
Menurut Saefuddin, kegiatan kompetisi seperti Smalan Cup mengajarkan siswa tentang disiplin waktu, tanggung jawab, serta kemampuan bekerja sama dalam tim. Ia menilai nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi muda yang tangguh dan berintegritas.
“Olahraga bukan sekadar mengejar kemenangan di lapangan. Ini adalah investasi karakter. Dari sini anak-anak belajar disiplin, kejujuran, sportivitas, dan kerja sama tim. Nilai-nilai ini akan menjadi bekal utama mereka untuk menjadi pemimpin masa depan,” ujar Saefuddin Zuhri di hadapan para peserta dan undangan.
Ia juga menekankan bahwa kompetisi yang sehat akan melatih siswa untuk menerima kemenangan dengan rendah hati dan menghadapi kekalahan dengan lapang dada. Menurutnya, proses tersebut akan membentuk mental yang kuat dalam menghadapi tantangan kehidupan di masa depan.
Dukungan Pemkot terhadap Kegiatan Positif Sekolah
Saefuddin Zuhri menegaskan bahwa Pemerintah Kota Samarinda terus mendorong sekolah-sekolah untuk aktif menggelar kegiatan positif yang mampu menyalurkan minat dan bakat siswa. Ia menilai kegiatan seperti Smalan Cup menjadi benteng sosial yang efektif untuk menjauhkan pelajar dari pengaruh negatif, seperti narkoba, pergaulan bebas, dan kenakalan remaja.
Wawali juga mengingatkan para siswa agar memanfaatkan masa sekolah sebagai periode emas untuk mengembangkan potensi diri. Ia meminta para pelajar fokus pada pendidikan, prestasi, serta kegiatan kreatif yang membangun masa depan.
“Pemerintah kota sangat mendukung inisiatif sekolah yang memberikan ruang kreativitas bagi siswa. Kami ingin generasi muda Samarinda tumbuh sehat, berprestasi, dan berkarakter,” tegasnya.
Ia berharap kegiatan Smalan Cup dapat terus berlanjut dan berkembang pada tahun-tahun mendatang, baik dari sisi jumlah peserta maupun kualitas penyelenggaraan.
Ajang Penjaringan Atlet dan Talenta Muda
Selain aspek karakter, Saefuddin Zuhri juga menyoroti peran Smalan Cup sebagai wadah penjaringan atlet dan talenta muda. Ia menyebut banyak atlet berprestasi lahir dari kompetisi tingkat sekolah yang dikelola secara konsisten dan berkelanjutan.
Menurutnya, kompetisi seperti Smalan Cup dapat menjadi pintu awal pembinaan atlet daerah. Pemerintah kota, kata dia, siap bersinergi dengan sekolah dan pihak terkait untuk mendukung pembinaan lanjutan bagi siswa yang menunjukkan potensi.
“Dari ajang seperti ini, sering muncul bibit atlet yang bisa dibina ke level lebih tinggi. Samarinda membutuhkan generasi muda yang berprestasi, baik di bidang olahraga maupun seni,” katanya.
Ia juga mendorong pihak sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan, termasuk aspek manajemen pertandingan dan pembinaan peserta.
Penutupan Meriah dan Penyerahan Penghargaan
Acara penutupan Smalan Cup GK VIII 2025 ditandai dengan penyerahan trofi juara umum serta piala penghargaan kepada para pemenang lomba. Para siswa tampak antusias mengikuti rangkaian acara hingga akhir. Sorak sorai peserta dan pendukung mewarnai suasana penutupan yang berlangsung penuh semangat kebersamaan.
Selain penyerahan piala, penutupan juga dimeriahkan dengan penampilan seni dari siswa-siswi SMA Negeri 9 Samarinda. Berbagai pertunjukan tersebut menunjukkan kreativitas pelajar di bidang seni sekaligus menegaskan bahwa Smalan Cup tidak hanya berfokus pada kompetisi olahraga.
Suasana kekeluargaan dan sportivitas terlihat jelas saat para peserta saling berinteraksi dan mengabadikan momen bersama, menandai berakhirnya rangkaian kegiatan Smalan Cup GK VIII Tahun 2025.
Sekolah Apresiasi Dukungan Pemerintah
Pihak SMA Negeri 9 Samarinda menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Wakil Wali Kota Samarinda yang memberikan motivasi langsung kepada para siswa. Kehadiran pimpinan daerah dinilai menjadi penyemangat tersendiri bagi peserta dan panitia.
Pihak sekolah juga berharap dukungan pemerintah terhadap pengembangan infrastruktur pendidikan dan olahraga terus berlanjut. Menurut mereka, dukungan tersebut sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan berdaya saing.
Dengan berakhirnya Smalan Cup Gema Karya VIII Tahun 2025, SMA Negeri 9 Samarinda kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang aktif mendorong pembinaan karakter, prestasi, dan kreativitas generasi muda di Kota Samarinda.
(Redaksi)