PUBLIKKALTIM.COM – Berita Nasional yang dikutip PUBLIKKALTIM.COM tentang olda Riau ingin memeriksa seorang narapidana di Lapas Pekanbaru.
Sejumlah petugas kepolisian dari Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau hendak memeriksa seorang narapidana (napi) yang diduga pengendali narkotika di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pekanbaru.
Namun, kehadiran mereka ditolak pihak Lapas dengan alasan hari libur.
“Iya, tadi sore kita mencoba untuk memeriksa salah seorang napi yang diduga pengendali narkoba.
Tapi, kehadiran kita ditolak,” kata Kasubdit I Dit Narkoba Polda Riau, AKBP Hardian Pratama SIK saat dikonfirmasi detikcom,Kamis (28/10/2020).
Hardian menjelaskan, bahwa kehadiran timnya untuk memeriksa seorang napi sudah membawa surat resmi.
Surat yang dimaksud, pemberitahuan akan melakukan pemeriksaan napi yang diduga pengendali narkoba.
“Kita ada satu jam mencoba melobi dengan petugas di sana.
Kita bawa surat resmi untuk kepentingan penyelidikan.
Namun, kehadiran kita ditolak, alasannya hari libur tidak diperkenanan ada kunjungan termasuk dari keluarga napi,” kata Hardian.
Alasan tersebut dinilai Hardian terlalu dibuat-buat.
Sebab, saat tim berada di sana, ternyata ada seorang wanita pengunjung di Lapas. Artinya, sekalipun hari libur ada juga pihak keluarga Napi yang bisa masuk.
“Kita tahu, wanita yang keluar dari Lapas itu adalah istri dari seorang bandar narkoba yang pernah kita tangkap. Waktu itu barang buktinya 40 Kg sabu,” kata Hardian. (*)
Artikel ini telah tayang di detik.com dengan judul “Ingin Periksa Napi Pengendali Narkoba, Tim Polda Riau Ditolak Lapas” https://news.detik.com/berita/d-5234106/ingin-periksa-napi-pengendali-narkoba-tim-polda-riau-ditolak-lapas