Bejat, Ajak Korban Keliling Kampung, Pelaku Justru Lakukan Ini, Berikut Kronologisnya

oleh -
oleh

PUBLIKKALTIM.COM – Berita Nasional yang dikutip PUBLIKKALTIM.COM tentang Satuan Reskrim Polres Buton telah mengantongi identitas lima pelaku pemerkosaan.

Sungguh tragis nasip seorang perempuan yang masih di bawah umur menjadi korban pemerkosaan oleh sekelompok pemudah di Buton Selatan (Busel).

Satuan Reskrim Polres Buton telah mengantongi identitas lima pelaku pemerkosaan terhadap seorang gadis berusia 15 tahun tersebut.

Kasat Reskrim Polres Buton, AKP Dedi Hartoyo mengatakan, usai menerima laporan dari korban pada Sabtu (24/10/2020), pihaknya langsung bergerak cepat melakukan pencarian terhadap para tersangka yang berada di dua desa di Kabupaten Busel.

“Nama-namanya sudah kami kantongi.

Kemudian identitas wajahnya juga sudah kami kantongi,” kata Kasat Reskrim Polres Buton saat ditemui di Kendari, Senin (2/11/2020).

Lebih lanjut, AKP. Dedi Hartoyo berharap kepada seluruh masyarakat, agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian, apabila mendapatkan informasi terkait keberadaan para pelaku.

“Saat ini kami juga sudah memeriksa paman dan tante korban,” jelasnya.

Adapun identitas lima pelaku pemerkosaan tersebut masing-masing berisial SA, SD, LI, LK dan LA.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun tim Kiatnews.id, pemerkosaan tersebut bermula saat pelaku mengirim pesan messenger dengan mengajak korban jalan-jalan keliling kampung Wapulaka, sekaligus nonton acara joget di RT 4 ( masih di dalam kampung), Rabu (4/12/2019).

Selanjutnya, pada hari yang sama sekira pukul 20.00 Wita, pelaku datang menjemput korban di rumahnya yang berlokasi di RT 6. Setelah berhasil membonceng korban, pelaku justru memacu kendaraanya keluar kampung menuju ke jalan utama yang menghubungkan dengan desa dan kecamatan lainnya.

Diperjalanan, pelaku sempat menelfon empat temannya sembari menyuruh langsung stand by di TKP yang berada tidak jauh dari perkebunan warga Desa Lapandewa Kaindea, dan masih jauh dengan pemukiman warga setempat.

BERITA LAINNYA :  Wali Kota Andi Harun Lantik Pejabat  Eselon II, Muslimin Jabat Kepala Disporapar dan Desy Damayanti sebagai Kepala PUPR Samarinda

Di perjalanan,korban sempat bertanya hendak ke mana dirinya di bawa, namun pelaku tidak menyembutkan lokasi, seraya berkata bahwa mereka mau balas dendam.

Korban memaksa untuk turun dari motor pelaku, akan tetapi pelaku justru menancapkan gas motornya.

Sekira pukul 20.50 Wita, pelaku dan korban tiba di TKP, saat itu juga sudah ada teman-teman pelaku, dan tanpa menunggu lama, salah satu pelaku menutup mulut dan mencekik leher korban.

Sedangkan pelaku lainya memegang kaki dan tangan korban untuk diangkat dari atas motor lalu dibawa ke belakang rumah kosong dan diletakan di atas tanah bebatuan untuk diperkosa secara bergilir satu persatu bahkan secara bersama-sama.

Dalam melakukan aksi bejat mereka, salah satu pelaku merekam adegan-adengan tersebut melalui kamera ponselnya.

Dan untuk memastikan agar korban tidak cerita ke siapapun, pelaku mengancam akan membunuh atau menyebarkan video bila korban cerita ke orang lain terkait kejadian ini.

Setelah semua pelaku selesai melakukan aksinya, korban diantar pulang oleh pelaku berinisial S yang awalnya sudah menjemput korban.

Sekira pukul 23.00 Wita, pelaku dan korban tiba di ujung kampung Wapulaka (kampung korban) dan pelaku menyuruh korban turun lalu pulang ke rumahnya dengan berjalan kaki. (*)

Artikel ini telah tayang di kiatnews.id dengan judul “Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pemerkosaan di Busel” https://www.kiatnews.id/polisi-kantongi-identitas-pelaku-pemerkosaan-di-busel/