PUBLIKKALTIM.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus berkomitmen menghadirkan birokrasi yang profesional, efektif, dan inovatif.
Salah satu langkah strategis dilakukan melalui seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk posisi Sekretaris Daerah (Sekda).
Pada Jumat (27/3/2026), Wali Kota Samarinda Andi Harun memimpin uji kompetensi wawancara strategis bagi calon Sekda di Ruang Rapat Wali Kota, Balaikota Samarinda.
Kegiatan ini bertujuan menjaring kandidat terbaik yang memiliki kapasitas kepemimpinan, integritas, dan kemampuan manajerial unggul dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Hadir mendampingi Andi Harun, Sekretaris Daerah (Sekda) Hero Mardanus Satyawan, Asisten Administrasi Umum Setda Ali Fitri Noor, serta Kepala BKPSDM Fiona Citrayani.
Calon Sekda yang mengikuti seleksi antara lain, Marnabas Patiroy, Ananta Faturozi dan Neneng Chamelia Shanti.
Tahapan seleksi dimulai dengan pemaparan presentasi strategis masing-masing peserta, kemudian dilanjutkan wawancara mendalam oleh Andi Harun.
Proses ini dirancang untuk menilai visi kepemimpinan, strategi kebijakan, serta kemampuan kandidat merespons isu strategis pembangunan daerah.
Dalam kesempatan itu, Andi Harun menekankan bahwa seleksi dilakukan secara objektif, transparan, dan profesional untuk memastikan Sekda terpilih mampu menjadi motor penggerak birokrasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendukung percepatan pencapaian visi-misi pembangunan Samarinda.
“Melalui tahapan wawancara strategis ini, kita ingin memastikan calon Sekda memiliki pemahaman komprehensif terhadap tantangan dan kebutuhan pembangunan daerah, serta mampu menghadirkan inovasi dalam tata kelola pemerintahan,” pungkasnya.
Melalui seleksi ini, Pemkot Samarinda berharap hadirnya Sekda yang siap berinovasi, menguatkan koordinasi antarperangkat daerah, dan menghadirkan tata kelola pemerintahan yang lebih modern dan responsif bagi masyarakat. (Adv)