PUBLIKKALTIM.COM, SAMARINDA – Badan Kepegawaian Negara (BKN) resmi membuka pendaftaran CPNS melalui website https://sscn.bkn.go.id/.
Pembukaan pendaftaran CPNS ini dibuka serentak pada Senin (11/11/2019) lalu.
Diketahui formasi CPNS yang dibuka Pemprov Kaltim, pada penerimaan tahun 2019, sebanyak 368 formasi. Formasi CPNS terdiri dari 252 tenaga pendidik, 71 tenaga kesehatan, dan 45 tenaga teknis lainnya.
Proses pendaftaran memalui sistem online membuat pertanyaan, bagaimana dengan Kaltim yang memiliki luas daerah yang besar dan tidak seluruhnya mendapat akses internet (blank spot).
Mengkonfirmasi hal ini, Muhammad Sabani, Plt Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim menjelaskan, secara kebutuhan server, Sabani menyebut tidak ada madalah karena langsung dikerjakan pusat. Yang menjadi kendala Kaltim diakui Sabani ada pada akses internet.
Sabani menyarankan kepada para calon pendaftar yang berada di daerah blank spot agar bisa pergi ke daerah-daerah yang terjangkau akses internet.
“Mampu (server) lah karena secara nasional itu berlalu. Kalau diperbatasan itu masalahnya bukan di server, tapi akses internetnya. Tetapi kan tidak semuanya blank spot, ada juga yang sudah terjangkau oleh jaringan internet. Tentu mereka (pendaftar) bisa pergi ke daerah-daerah yang sudah tersedia internernya,” kata Sabani.
Plt Sekprov Kaltim menjelaskan bahwa permasalahan internet dapat ditangani oleh kabupaten/kota, lantaran seluruh kabupaten/kota juga melakukan pembukaan pendaftaran formasi CPNS. Pemkot dan pemkab diyakini telah menyiapkan perangkat bagaimana pelamar dapat menjangkau akses internet.
“Saya pikir pemkabnya sudah mempersiapkan lah. Karena pemkab/pemkot kan membuka juga, karena pasti mereka menyiapkan bagaimana mereka menjangkau calon pelamar yang di daerah yang blank spot,” jelas Sabani.
Terakhir, Sabani menyarankan kepada para calon pendaftar agar memanfaatkan jam-jam tidak sibuk server agar tidak antre dalam melakukan pendaftaran.
“Administrasinya dilengkapi, kemudian cari jam-jam yang (server) tidak full sehingga mendaftarnya tidak antre terlalu lama dalam melakukan pendaftaran. Kan waktunya cukup juga ini,” tutupnya. (*)