Cari Penyebab Kematian, Polres Kukar Autopsi Jenazah Warga Tenggarong yang Tenggelam di Sungai Mahakam

oleh -
oleh
Keluarga Milu Elda Wati (kanan) saat dijumpai awak media sore tadi di RSUD AW Sjahranie untuk menjalani proses autopsi.

PUBLIKKALTIM.COM, SAMARINDA – Minggu (8/3/2020) sore, Jenazah Milu Elda Wati (28) warga Jalan Long Pahangai, RT 06, Desa Maluhu, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), menjalani proses autopsi di RSUD AW Sjahranie oleh Tim Inafis Polres Kukar bersama dokter forensik.

Permintaan rangkaian autopsi ini sendiri, diketahui berdasarkan pengajuan dari pihak keluarga korban. Dijelaskan kakak kandung korban berinisial S (31) yang tak ingin diwartakan identitasnya, kalau autopsi tersebut untuk memastikan penyebab kematian sang adik.

Pasalnya, menurut pengakuan S kepada awak media, adik perempuannya ini dikenal sebagai pribadi yang ramah dan baik.

“Dia juga engga tega kalo melihat orang di sekitarnya kesusahan,” ucapnya.

Selain meminta proses autopsi, menurut S, pihak keluarga juga merasa keberatan, lantaran adanya sebuah postingan di media sosial yang memuat wajah dari ibu mereka.

“Ya, kami keberatan, karena hal itu tentu membuat kami semakin merasa sedih,” jelasnya.

Lebih jauh dijelaskannya, korban tenggelam merupakan anak bungsu dari 7 bersaudara. Korban sendiri memilik seorang anak yang sekarang duduk di bangku kelas 3 sekolah dasar (SD). Selain itu, menurut S, hari terakhir dirinya berjumpa dengan sang adik saat korban meminta izin untuk berangkat bekerja.

BERITA LAINNYA :  Ungkap Kasus Tambang Ilegal di Jonggon, Polres Kukar Tetapkan Delapan Orang Tersangka

“Minta izin mau berangkat kerja di perusahaan plywood, tapi kita juga engga tau lokasi pastinya di mana,” imbuhnya.

Berdasarkan hal tersebut, maka pihak keluarga meminta rangkain autopsi untuk memperjelas kematian sang adik. Untuk diketahui, jenazah korban saat ini masih menjalani proses autopsi di RSUD AW Sjahranie oleh dokter forensik bersama Tim Inafis Polres Kukar.

Sementara itu, diwartakan sebelumnya pada Minggu (8/3/2020) pagi, sekira pukul 08.00 Wita, jenazah Milu Elda Wati berhasil ditemukan petugas di perairan Sungai Mahakam, Kelurahan Sengkotek, Samarinda Seberang.

Sementara itu, Milu Elda Wati sendiri dikabarkan menghilang pada Minggu (1/3/2020) pekan silam. Namun, karena minimnya saksi, petugas baru melakukan pencarian terhadap Milu Elda Wati yang dikabarkan menceburkan diri ke Sungai Mahakam karena diduga depresi akibat hubungan pericintaannya, Rabu (3/3/2020). (*)