Curhat Mpok Alpa: Uang 2 Miliar Raib Dibawa Kabur Sahabatnya

oleh -
Uang Mpok/putraindonews.com

PUBLIKKALTIM.COM – Uang Mpok Alpa senilai  2 miliar raib dibawa kabur sahabatnya.

Uang itu rencananya buat bangun rumah.

“Semenjak gue jadi artis, gue kumpulin duit saja ke teman gue, saking percayanya sama teman. Belum kelar pembangunan, ditinggal gitu saja,” cerita Mpok Alpa di studio Brownis.

Mpok Alpa mengumpulkan uang tersebut sejak 2018.

Seluruh uang hasil kerja kerasnya, honor yang dia dapat menjadi artis di televisi Mpok Alpa berikan kepada sahabat yang sampai saat ini tak mau dia sebutkan namanya.

“Jadi uang yang aku kasih ke dia itu uang sejak aku jadi artis di 2018. Jadi setiap honor turun aku tuh setor ke dia. Aku kan punya tanah itu ceritanya mau aku bangun jadi rumah, nah dari situ aku nabung ceritanya ke dia pertama ya Rp 10 juta sampai akhirnya semuanya total Rp 2 miliar,” ucap Mpok Alpa.

“Jadi nggak tahu kenapa ya aku tuh percaya banget sama dia aku juga bingung gitu. Dia ini tahu kapan honor aku turun, kapan aku punya uang, dia tahu banget. Sampai akhirnya pas aku nggak punya uang lagi aku panik jadinya,” lanjutnya.

BERITA LAINNYA :  BPR Rugi Miliaran Rupiah, Komisi II DPRD Samarinda Sebut Tak Ada Lagi Sumbangsinya Terhadap PAD

Apa yang dilakukan Mpok Alpa menimbulkan pertanyaan apa yang menyebabkan Mpok Alpa segitu percayanya dengan sang sahabat.

Mpok Alpa mengatakan sang sahabat punya bisnis material bangunan.

Oleh karena itu dia mempercayakan sang sahabat untuk pembangunan rumahnya.

Akan tetapi, saat uang menipis rumah idaman Mpok Alpa tak kunjung jadi.

“Dari 2018 nggak ada itung-itungan. Setiap bulan saya transfer dia. Baru sadar ketika kita malah berasa kayak dikejar-kejar utang padahal duit gue sama dia ada,” ceritanya.

“Kan dia punya material, jadi saya nabung sama dia. Setiap bulan saya kayak dikejar duit sama dia. Akhirnya saya cek, saya print sampai saya bayar orang buat ngitung. Sampai aku tanya, ‘Memang saya habis berapa buat bangunan saya? Kok lo minta duit mulu ke saya?” pungkasnya. (*)