PUBLIKKALTIM.COM – Pemkot Samarinda diminta untuk mendengarkan usulan masyarakat yang dampaknya lebih luas.
Usulan masyarakat tersebut harus diperhatikan dan dijadikan pembangunan prioritas.
Hal itu disampaikan oleh anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Anhar.
Anhar mengatakan pada rencana kegiatan 2023 mendatang, kebutuhan fasilitas dan lainnya yang dibutuhkan masyarakat harus bisa terealisasi.
Termasuk, kata Anhar, sarana prasarana seperti tempat tunggu atau mangkal pengendara ojek online (Ojol).
“Biasanya mereka hanya memanfaatkan lahan kosong, pinggir jalan, maupun lokasi transportasi umum seperti terminal, stasiun, dan halte untuk menunggu pengguna Ojol,” ucap Anhar, Sabtu, (5/11/2022)
Ia berharap dengan sarana prasarana tersebut, juga mampu memberikan kontribusi terhadap daerah.
Menurutnya banyak pengendara yang berkumpul dan menjemput di titik tertentu bisa menyebabkan kekacauan lalu lintas.
“Maka dari itu komisi III Samarinda akan mendorong pengadaan tempat mangkal ojol yang difokuskan seperti Big Mall Samarinda, SCP dan kawasan pusat keramaian lainnya,” jelasnya. (advertorial)