PUBLIKKALTIM.COM – Sebanyak 42 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Samarinda Tahun 2026 resmi dikukuhkan menjelang pelaksanaan Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Mereka akan menjalankan tugas penaikan dan penurunan bendera pada upacara yang berlangsung di Lapangan Gelanggang Olahraga (GOR) Segiri, Senin (17/8/2026).
Prosesi pengukuhan berlangsung di Ballroom Hotel Five Premiere Lantai 10, Jalan Bhayangkara, Samarinda, Sabtu (15/8/2026) malam.
Wali Kota Samarinda Andi Harun bertindak sebagai Pembina Upacara Pengukuhan Anggota Paskibraka Samarinda Tahun 2026.
Sebanyak 42 anggota yang terdiri atas putra dan putri tersebut sebelumnya telah melewati berbagai tahapan seleksi.
Mereka kemudian mengikuti pendidikan dan pelatihan sebagai persiapan menjalankan tugas negara pada momentum peringatan kemerdekaan.
Dalam prosesi tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Samarinda Neneng Chamelia Shanti memimpin pembacaan ikrar.
Setelah itu, Andi Harun mengukuhkan seluruh anggota Paskibraka, yang dilanjutkan dengan penyematan lencana serta pemasangan kendit kepada pemimpin upacara.
Dalam amanatnya, Andi Harun menegaskan bahwa menjadi anggota Paskibraka merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar.
Ia meminta seluruh anggota menjalankan tugas dengan penuh kesungguhan.
“Dengan memohon rida Tuhan Yang Maha Kuasa, dengan ini saya kukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka tingkat Samarinda tahun 2026, yang akan bertugas di Lapangan Gelanggang Olahraga Segiri pada tanggal 17 Agustus 2026,” ujar Andi Harun saat mengukuhkan anggota Paskibraka.
Ia berharap seluruh anggota mendapat kesehatan, kemudahan, serta kekuatan mental selama menjalankan tugas pada upacara penaikan maupun penurunan bendera.
Pendidikan dan pelatihan anggota Paskibraka telah dimulai sejak 12 Agustus 2026.
Selama masa tersebut, para anggota menjalani latihan intensif untuk mempersiapkan diri menghadapi tugas utama pada 17 Agustus.
Setelah pengukuhan, Andi Harun meminta para anggota Paskibraka tidak terlalu tegang menjelang pelaksanaan upacara.
Namun, ia mengingatkan mereka tetap menjaga kondisi fisik dan mental.
“Harapan kami, mereka rileks tapi tetap harus jaga kesehatan. Mereka adalah putra-putri terbaik Kota Samarinda yang telah melewati berbagai tahapan, mulai dari seleksi sampai pada pengukuhan malam hari ini,” katanya.
Andi Harun juga mengingatkan bahwa perjalanan para anggota Paskibraka tidak berhenti setelah mengikuti seleksi dan pengukuhan.
Mereka harus membuktikan kesiapan melalui pelaksanaan tugas pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
“Mereka harus jaga kesehatan, siapkan mental, dan menyongsong tugas yang tidak semua orang bisa sampai pada level itu,” tegasnya.
Menurut Andi Harun, tugas Paskibraka memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar menjalankan seremoni pengibaran dan penurunan bendera.
Para anggota Paskibraka membawa nama generasi muda Samarinda sekaligus menjadi teladan bagi pelajar dan masyarakat.
Ia berharap pengalaman tersebut membentuk karakter, kedisiplinan, serta rasa tanggung jawab para anggota sebagai generasi penerus bangsa.
“Ini menjadi contoh bagi generasi kita sekaligus bahwa kita tidak pernah kekurangan generasi untuk melanjutkan perjuangan sekaligus menjadi kader bangsa di masa yang akan datang,” pungkas Andi Harun.
Dengan pengukuhan tersebut, 42 anggota Paskibraka Samarinda kini memasuki tahap akhir persiapan sebelum menjalankan tugas pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di GOR Segiri pada 17 Agustus 2026. (*)