Kegiatan tersebut mempertemukan keluarga besar Kerukunan Keluarga Soppeng, pengurus Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), pemerintah daerah, serta masyarakat sekitar.
Wali Kota Samarinda Andi Harun bersama istri, Rinda Wahyuni Andi Harun, turut menghadiri kegiatan tersebut.
Hadir pula Ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) KKSS Ridwan Tasa, Ketua DPD KKSS Samarinda Yusrianto selaku tuan rumah, Kabag Kesra, Ketua TWAP, Camat Loa Janan Ilir, lurah setempat, serta warga sekitar.
Ketua BPW KKSS Ridwan Tasa mengajak keluarga besar paguyuban menjaga kebersamaan dan memperkuat kerja sama.
Ia menilai organisasi dapat menjadi ruang untuk membangun persaudaraan sekaligus mempererat hubungan antarsesama.
Menurut Ridwan, peringatan Maulid Nabi tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial.
Momentum tersebut juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengingat kembali keteladanan Rasulullah SAW dalam membangun persaudaraan, kepedulian, dan kehidupan bermasyarakat.
Ia mengajak jamaah menerapkan nilai-nilai yang dicontohkan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari agar semangat kebersamaan dan kepedulian terus tumbuh di tengah masyarakat.
Wali Kota Samarinda Andi Harun mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut.
Ia mengatakan berbagai ibadah dan kebaikan yang dilakukan umat Islam tidak terlepas dari tuntunan Rasulullah SAW.
“Kita bisa salat karena mengikuti Nabi. Kita bisa melaksanakan puasa karena mengikuti tata cara yang dicontohkan Nabi, mulai dari sahur sampai berbuka puasa. Kita bisa bersedekah karena Nabi telah mencontohkan bagaimana cara bersedekah,” ujar Andi Harun.
Ia berharap kegiatan yang menghadirkan sirah nabawiyah dapat membantu masyarakat mengenal perjalanan Rasulullah sekaligus menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
“Mudah-mudahan dengan kegiatan seperti ini, kita bisa menghadirkan cinta kepada Rasulullah,” tuturnya.
Andi Harun juga mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan harta sebagai titipan Allah SWT untuk memberikan manfaat kepada sesama.
Ia mengaitkan pesan tersebut dengan semangat berinfak dan bersedekah.
Kegiatan kemudian berlanjut dengan tausiah yang disampaikan Ustaz Muhammad Yusuf asal Makassar, Sulawesi Selatan.
Ia mengajak jamaah tidak hanya mengenang kelahiran dan perjalanan hidup Rasulullah SAW, tetapi juga menerapkan akhlak dan ajarannya.
Panitia kemudian membagikan ratusan paket sembako dan berbagai hadiah melalui sesi doorprize.
Dua paket umrah juga menjadi hadiah utama. Salah satunya berasal dari Pemerintah Kota Samarinda yang diserahkan melalui Wali Kota Andi Harun.
Pemberian hadiah tersebut melengkapi rangkaian kegiatan sekaligus mendorong masyarakat mempererat silaturahmi, meningkatkan kepedulian, dan membangun semangat berbagi. (*)