Jokowi Tunjukkan KTA PSI, Guntur Romli Singgung Ijazah S1 UGM

oleh -5 views
oleh
Juru Bicara PDI Perjuangan Guntur Romli/ist

PUBLIKKALTIM.COM – PDI Perjuangan (PDIP) menyoroti keputusan Joko Widodo (Jokowi) yang memperlihatkan Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Juru Bicara PDIP Guntur Romli meminta Jokowi tidak hanya menunjukkan kartu keanggotaan partai, tetapi juga membuka ijazah S1 Universitas Gadjah Mada (UGM) yang selama ini menjadi sorotan publik.

Menurutnya, langkah tersebut dapat membantu meredakan kegaduhan dan spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat.

“Diminta nunjukin ijazah agar tidak makin gaduh, kok malah nunjukin KTA,” kata Guntur.

Selain itu, dia mendesak Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk menunjukkan ijazah SMA yang disebut sedang menjadi objek gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK).

“Baik Jokowi diminta nunjukin ijazah S1 UGM-nya dan Gibran nunjukin ijazah SMA-nya,” ujar Guntur.

Jokowi sebelumnya mengungkapkan bahwa dirinya telah resmi menjadi anggota PSI sejak 14 Oktober 2025.

Dia menyampaikan hal tersebut ketika menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI di Bandung pada Sabtu, 26 September 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menunjukkan KTA PSI yang telah dimilikinya.

BERITA LAINNYA :  Jokowi Selipkan Keris di Depannya saat Hari Lahir Pancasila Jadi Sorotan, Apa Maknanya?

Dia menyebut dirinya sudah menjadi bagian dari keluarga besar PSI sejak hampir setahun sebelumnya.

“Saya sudah masuk menjadi keluarga besar PSI itu sudah 14 Oktober 2025. Sudah setahun lalu. Banyak yang enggak percaya. Saya kasih kartu anggota saya,” kata Jokowi.

Jokowi menjelaskan bahwa dirinya sengaja menunggu momentum yang dianggap tepat untuk mengumumkan keanggotaan tersebut.`

Dia menyebut pertemuan dengan kader PSI di Bandung dan Kabupaten Bekasi menjadi momentum yang dipilih.

Menurut Jokowi, keputusan memperlihatkan KTA pada saat itu merupakan hak pribadinya.

Dia juga menilai politik selalu berkaitan dengan momentum. (*)

1.100 Tayangan