Dilaporkan Hilang, ABK TB Joha Jaya Ditemukan Tewas Mengapung

oleh -
oleh
Evakuasi ABK yang ditemukan mengapung di SUngai Mahakam, Sabtu (12/10/2019).

PUBLIKKALTIM.COM, SAMARINDA – Syahril (18), Anak Buah Kapal (ABK) Tugbout TB Joha Jaya yang dikabarkan menghilang setelah mencuci sepatu di kamar mandi kapal, akhirnya ditemukan meninggal dunia di sebelah kapal Tugbout lainnya, dengan keadaan mengapung di Sungai Mahakam, Sabtu (12/10/2019).

Hal ini sebenarkan oleh Kepala Unit Siaga Tim Sar Gabungan Samarinda  Kantor Kelas 1 A Balikpapan, Dede Hariana,  setelah Tim Gabungan melakukan pencarian orang hilang yang di kabarkan tenggelam di Sungai Mahakam, yang mana kapal tambat  di derah sekitaran BigMall Samarinda.

“Benar A1. Syahril kita temukan di daerah Sungai Keledang Samarinda Seberang. Sesuai dengan ciri ciri fisik, jasad kita temukan di himpitan kapal Tugbout dengan keadaan meninggal dunia,” ucapnya.

Lanjut Dede,  sebelumnya Tim Sar mendapat laporan dari salah satu teman Syahril bernama Jusman (20) yang merupakan anggota ABK Kapal. ia melapora karena curiga lantaran Syahril tidak ada dikapal. Terakhir Jusman melihat Syahril di kamar mandi yang berada dibelakang kapal sedang mencuci sepatu.

Namun setelah beberapa lama Syahril sudah tidak ada lagi di lokasi tersebut dan curiga Syahril jatuh dari kapal.

BERITA LAINNYA :  Survei LSI Denny JA dan JIP Unggulkan Andi Harun, Zairin Zain Mendoakan

Atas laporan tersebut Tim Sar Gabungan Kota Samarinda, melakukan pencarian dan membuat posko pencarian di sekitar lokasi jasad tenggelam Jumat( 11/10/2019) kemarin.

Korban ditemukan 1,5 kilometer dari lokasi jasad tenggelam.

“Atas laporan dari ABK kapal Tugbout TB Joha Jaya yang kabarnya kerabatnya bernama Syahril menghilang dan dicurigai terjatuh dari kapal, kami langsung melakukan pengumpulan informasi dan membuat posko pencarian di sekitar lokasi. Kami lakukan pencarian dengan melakukan penyisiran menggunakan sped boad dan kami temukan 1,5 kilo meter dari lokasi tenggelam,” ucap Dede Kepal Unit sianga Tim Sar.

Setelah itu, jasad langsung di bawa kerumah sakit Abdul Wahab Syahranie Kota Samarinda untuk dilakukan pembersihan dan menunggu keluarga jasad menjemput.

Pada operasi SAR gabungan kali ini melibatkan TNI,Polri,BPBD Kota Samarinda dan sejumlah relawan SAR Kota Samarinda. (*)