Identifikasi Masalah dan Solusi Penanganan Stunting, Sungai Pinang Gelar Rembuk Stunting Tingkat Kecamatan

oleh -
oleh
Kecamatan Sungai Pinang gelar rembuk aksi percepatan penurunan stunting tingkat kecamatan, Jumat (19/5/2023)/IST

PUBLIKKALTIM.COM – Kepala Seksi Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Kecamatan Sungai Pinang Hendra Pradana menyebut stunting merupakan persoalan nasional yang harus segera ditangani secara serius.

Hal itu disampaikan Hendra Pradana saat rembuk aksi percepatan penurunan stunting tingkat kecamatan Sungai Pinang, Jumat (19/5/2023).

Dalam kegiatan itu, selain Hendra Pradana, turut hadir juga perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang), dr Haidir, perwakilan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Samarinda, Wa Ode Rosliani, serta pihak lain yang terkait.

Hadir pula Ketua PKK dan Tim Pendamping Keluarga yang ada di Kecamatan Sungai Pinang.

Mereka bersama-sama membahas masalah dan solusi stunting di wilayah mereka.

“Rembuk stunting ini bertujuan untuk mengidentifikasi masalah dan solusi di masing-masing wilayah. Nanti hasilnya, diajukan ke rembuk stunting tingkat kota,” ujar Hendra Pradana, Jumat (19/5/2023).

BERITA LAINNYA :  Tutup Usia, Ini Kisah Dokter Li Wenliang yang Pertama Kali Ungkap Virus Corona

Menurutnya, setiap wilayah memiliki karakteristik dan faktor penyebab stunting yang berbeda-beda.

Oleh karena itu, intervensi yang dilakukan juga harus disesuaikan dengan kondisi wilayah tersebut.

“Kami masih terkendala dengan rendahnya kunjungan Posyandu. Persentasenya di bawah 50 persen. Padahal, Posyandu itu penting untuk mendeteksi dan mengintervensi anak-anak yang stunting,” jelasnya.

Hendra menjelaskan, untuk mengatasi hal ini, camat dan lurah di Sungai Pinang telah berupaya menggerakkan masyarakat agar membawa anak balitanya ke Posyandu.

Selain itu, dana Probebaya untuk infrastruktur juga dialihkan untuk Posyandu.

“Ini upaya kami agar orang tua dan anak lebih tertarik dan nyaman berkunjung ke Posyandu,” pungkasnya. (advertorial)