Khawatir Gelombang Baru Covid-19, China Berlakukan Emergency Wartime di Distrik Beijing

oleh -
oleh
Masyarakat Beijing/Tribunnews

PUBLIKKALTIM.COM – Berita Mancanegara yang dikutip PUBLIKKALTIM.COM tentang China memberlakukan darurat perang distrik di Beijing.

Penyembaran Covid-19 semakin meluas, hingga kini masuk di sekitar pasar grosir besar memicu kekhawatiran terjadi gelombang baru covid-19.

China memberlakukan “darurat perang” (emergency wartime) di salah satu distrik di Beijing, yang merupakan ibukota negara ekonomi terbesar kedua dunia ini. Pemerintah setempat melarang aktivitas pariwisata pada hari Sabtu setelah virus corona (covid-19) menginfeksi sekolompok orang di sekitar pasar grosir besar memicu kekhawatiran gelombang baru covid-19.

Kekhawatiran tersebut mencuat karena terjadi gelombang kedua pandemi, yang telah menginfeksi lebih dari 7,66 juta orang di seluruh dunia dan menewaskan lebih dari 420.000. Bahkan penambahan ini terjadi pada negara-negar yang sebelumnya tak ada lagi penambahan penyebaran virus ini.

Seperti di ketahui, virus ini pertama kali dilaporkan di pasar makanan laut di Wuhan, ibukota provinsi Hubei di Cina tengah, pada Desember.