PUBLIKKALTIM.COM – Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Maswedi menanggapi adanya pengecualian penerima insentif guru kepada kualifikasi tertentu.
Menurutnya, seharusnya guru yang telah mengabdikan dirinya lebih diperhatikan lagi oleh pemerintah, baik melalui pengangkatan ASN atau P3K.
Maswedi berharap kepada pemerintah agar tenaga pengajar di Samarinda harus menjadi prioritas.
“Kebutuhan guru kita harus diprioritaskan, pengangkatan PNS dan P3K harus ditingkatkan, agar kehidupan para guru kita bisa lebih sejahtera,” ujar Maswedi
Maswedi menjelaskan, saat ini dengan tugas guru yang begitu berat perlu diimbangi dengan gaji atau honor yang sesuai.
Selain itu menurutnya, anggaran pendidikan dari pusat dan daerah terasa masih sangat kurang.
“Kita prihatin, kebutuhan guru di Samarinda ini sangat banyak, tetapi anggaran untuk honor guru itu masih sangat kurang sekali, apalagi ada aturan kemarin soal insentif tentu ini menciderai para pendidik kita,” jelasnya.
Sehingga pemerintah Kota Samarinda harus bisa mengupayakan untuk peningkatan anggaran agar kebutuhan para guru dapat terpenuhi.
“Memang peran pemerintah kita harus lebih peka melihat kondisi ini jika ada persoalan anggaran, harus bisa mengupayakan sumber anggaran bisa dari berbagai aspek mana saja, yang terpenting kesejahteraan guru kita bisa lebih diperhatikan lagi,” tegasnya. (Advertorial)