PUBLIKKALTIM.COM – Wali Kota Samarinda Andi Harun memimpin rapat penataan parkir dan persiapan penerapan program parkir berlangganan, Selasa (17/3/2026) siang.
Dalam rapat itu, ia menekankan pentingnya sistem parkir yang modern, tertib, dan berpihak pada masyarakat.
“Intinya, masyarakat jangan sampai terbebani dan dipaksa. Jadi bisa diberi pilihan, langganan setahun atau bulanan,” tegas Andi Harun setelah mendengarkan paparan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda.
Program parkir berlangganan dijadwalkan mulai diluncurkan pada April 2026.
Melalui sistem ini, seluruh pembayaran parkir dilakukan secara berlangganan, sehingga juru parkir (jukir) tidak lagi memungut retribusi langsung di lapangan.
Andi Harun menjelaskan, sistem ini memberi kemudahan bagi warga.
“Warga cukup membayar sekali untuk parkir berulang dalam sehari, baik di lokasi yang sama maupun berbeda. Jadi bayar sekali, parkir berkali-kali,” ujarnya.
Dengan skema ini, masyarakat tidak perlu repot membawa uang tunai untuk membayar parkir berulang.
Dishub Samarinda menargetkan program ini mampu menciptakan sistem parkir yang tertib dan transparan.
Mereka menargetkan 100 persen kendaraan terdaftar sebagai pelanggan, nol parkir ilegal, dan nol jukir liar.
Kepala Dishub Samarinda Hotmarulitua Manalu menyatakan bahwa program ini juga bisa menekan keluhan masyarakat terkait parkir dan mempermudah pengawasan di lapangan.
Selain itu, program parkir berlangganan diharapkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir.
Dishub memproyeksikan pendapatan bisa naik hingga Rp10 miliar–Rp15 miliar per tahun.
Andi Harun menekankan bahwa kenaikan PAD bukan tujuan utama, melainkan efek dari sistem yang lebih tertib dan transparan.
Andi Harun menegaskan bahwa pemerintah kota berkomitmen membenahi tata kelola parkir secara menyeluruh.
Ia menambahkan bahwa sistem digital dan berlangganan ini menjadi langkah penting untuk menghilangkan pungutan liar dan meningkatkan pelayanan publik.
Masyarakat Samarinda pun menyambut baik rencana ini. Beberapa warga berharap sistem baru akan memudahkan mereka dalam mencari tempat parkir dan mengurangi risiko denda akibat parkir ilegal.
Dengan peluncuran program parkir berlangganan, Samarinda bergerak menuju sistem parkir modern yang lebih aman, efisien, dan transparan, sekaligus memberi kemudahan bagi masyarakat dan meningkatkan PAD kota. (adv)