Presiden Prabowo Ingin Tambah Anggaran IKN Rp 8,1 Triliun, Basuki Pastikan Megaproyek Terus Berlanjut

oleh -
oleh
Mega Proyek IKN/ist

PUBLIKKALTIM.COM – Kepala Otorita IKN (OIKN), Basuki Hadimuljono memastikan megaproyek Ibu Kota Nusantara (IKN) akan terus berlanjut.

Ia membatah kalau megaproyek IKN itu akan mangkrak.

Basuki menegaskan kebanyakan dari pegawai OIKN kini sudah berkantor di IKN.

Ia mengaku optimis Maret 2025 semua karyawan OIKN bisa bekerja dari IKN.

“Kebanyakan dari OIKN sudah berkantor di sana, yang di Jakarta aja dari kantor Menara Mandiri awal ada 17 lantai, ini sudah tinggal 5 lantai saja. Jadi ada optimis Maret 2025 semua karyawan OIKN bisa bekerja di sana,” ujar Basuki.

Bahkan, disampaikannya, anggaran IKN berpotensi bertambah seiring dengan dukungan Presiden Prabowo Subianto yang berencana menambah anggaran sebesar Rp 8,1 triliun.

“Kami diminta Presiden Prabowo dan menteri-menteri lain untuk mempersiapkan dokumen tambahan anggaran sebesar Rp 8,1 triliun, sehingga total mencapai Rp 14,4 triliun, yang mana ini bagian dari Rp 48,8 triliun,” ujar Basuki, Rabu (12/2/2025).

BERITA LAINNYA :  Syahrul Yasin Limpo Divonis 10 Tahun Penjara hingga Diminta Kembalikan Uang Negara

Diketahui, spekulasi tentang nasib IKN muncul setelah rencana penghematan besar-besaran oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Beberapa pihak meragukan megaproyek tersebut akan tetap berlanjut.

Namun hal itu dibantah oleh Basuki Hadimuljono usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. (*)