PUBLIKKALTIM.COM – Aktris Hollywood Jennifer Lawrence kembali mencuri perhatian publik lewat pernyataannya yang blak-blakan.
Bintang film Mother! itu baru-baru ini membagikan pengalaman pribadi saat menjalani adegan seks di film, termasuk prinsip unik yang ia pegang selama proses syuting.
Jennifer Lawrence secara terbuka mengaku lebih memilih melakukan adegan intim dengan aktor yang belum ia kenal dibandingkan dengan teman dekat atau rekan yang sudah lama ia kenal di luar lokasi syuting.
Hindari Rasa Canggung dengan Teman Sendiri
Menurut Jennifer Lawrence, bekerja dengan teman dekat justru berpotensi menimbulkan suasana yang tidak nyaman.
Ia merasa kedekatan personal bisa membuat adegan terasa canggung dan mengganggu profesionalisme.
Jennifer menjelaskan bahwa adegan intim seharusnya diperlakukan sebagai bagian dari pekerjaan, bukan sesuatu yang dibawa ke ranah pribadi.
Ketika ia harus beradegan dengan teman sendiri, muncul kekhawatiran akan perasaan tidak enak atau bahan candaan di kemudian hari.
Sebaliknya, bekerja dengan aktor yang belum dikenal membuat batas profesional lebih jelas.
Begitu sutradara mengatakan “cut”, hubungan kerja pun selesai tanpa beban emosional tambahan.
Lebih Mudah Lepas dari Karakter
Aktris peraih Oscar ini mengaku lebih mudah memisahkan diri dari karakter ketika lawan mainnya bukan orang yang ia temui dalam kehidupan sehari-hari.
Ia bisa fokus sepenuhnya pada peran tanpa memikirkan interaksi sosial setelah syuting berakhir.
Jennifer Lawrence menilai hal ini penting demi menjaga kesehatan mental dan kenyamanan kerja.
Ia tidak perlu merasa canggung saat bertemu kembali di acara sosial, red carpet, atau pertemuan santai bersama teman-teman industri film.
Jennifer juga meluruskan anggapan publik soal adegan seks di film.
Ia menegaskan bahwa proses syuting adegan tersebut sama sekali tidak romantis atau sensual seperti yang terlihat di layar.
Lokasi syuting dipenuhi kru, kamera, lampu, dan arahan teknis yang detail.
Semua gerakan diatur dengan presisi demi kebutuhan cerita dan pengambilan gambar.
Dalam situasi seperti itu, profesionalisme menjadi kunci utama agar adegan bisa berjalan lancar tanpa rasa tidak nyaman.
Pentingnya Batasan dan Intimacy Coordinator
Meski lebih nyaman dengan aktor asing, Jennifer Lawrence menegaskan bahwa ia tetap selektif.
Ia selalu memastikan adanya komunikasi yang jelas sebelum adegan dimulai, termasuk soal batasan fisik dan emosional.
Saat ini, industri film Hollywood juga semakin serius melindungi aktor lewat kehadiran Intimacy Coordinator.
Profesi ini bertugas memastikan semua pihak merasa aman, dihormati, dan nyaman selama syuting adegan sensitif.
Bagi Jennifer Lawrence, kombinasi profesionalisme, komunikasi, dan batasan yang jelas menjadi kunci agar adegan intim tetap aman dan sehat bagi semua pihak. (*)