Puluhan Warga di Kabupaten Limapuluh Kota Dilaporkan Hilang di Hutan, Berikut Kronologisnya

oleh -
oleh
Ilustrasi Hutan/kompas.com

PUBLIKKALTIM.COM – Berita Nasional yang dikutip PUBLIKKALTIM.COM tentang Puluhan warga Limapuluh Kota, Sumatera Barat tersesat di hutan Kabupaten Agam.

Warga di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat dilaporkan tersesat di hutan Kabupaten Agam, saat mencari sumber mata air, Minggu (4/10/2020).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam mencatat total warga yang tersesat berjumlah mencapai 86 orang.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam, Syafrizal mengatakan, hingga Minggu (4/10), sebanyak 14 orang telah ditemukan dalam keadaan selamat.

“Kami berharap warga ini ditemukan dalam waktu dekat dengan kondisi selamat,” kata Syafrizal seperti dikutip Antara, Senin (5/10).

Puluhan warga Suayan Kabupaten Limapuluh Kota itu awalnya hendak mencari objek wisata yang akan dibuka untuk jalur wisata dan sumber mata air di hutan Kabupaten Agam pada Sabtu (3/10).

Namun, 86 warga itu tersesat.

Mereka masih bisa dihubungi lewat telepon genggam sekitar pukul 20.30 WIB.

Ketika itu, mereka memberitahukan bahwa telah kehabisan bekal.

Kata Syafrizal, setelah laporan itu itu, 30 masyarakat Suayan mencari keberadaan rekan-rekannya dengan dipandu tiga masyarakat Jorong Babukik, Nagari Kamang Hilia.

BERITA LAINNYA :  JPT Kosong di Pemkot Samarinda Segera Terisi, Wali Kota Andi Harun Andalkan Rotasi dan Sistem Merit

“Pencarian dilakukan sampai Sabtu (3/10) malam dan tidak membuahkan hasil,” katanya.

Keesokan harinya, sebanyak 14 orang ditemukan oleh warga Kabupaten Agam yang sedang mencari air.

Hingga kini, kata Syafrizal, pencarian masih terus berlanjut.

Syafrizal mengatakan pencarian warga mengerahkan anggota Satgas dan Pusdalops.

Pencarian juga melibatkan Pemerintah Kecamatan Kamangmagek, Nagari Kamang Hilia dan masyarakat sekitar 20 orang.

“Nagari Kamang Hilia merupakan perbatasan dengan Nagari Suayan, Kabupaten Limapuluh Kota,” katanya.

Tim dari Kabupaten Agam, kata dia, melakukan pencarian dengan cara menelusuri Bukik Batu Bajak.

Pencarian sejauh ini mengalami kendala, karena kondisi cuaca hujan. (*)

Artikel ini telah tayang di cnnindonesia.com dengan judul “Kronologi Puluhan Warga Limapuluh Kota Tersesat di Hutan” https://www.cnnindonesia.com/nasional/20201005070301-20-554295/kronologi-puluhan-warga-limapuluh-kota-tersesat-di-hutan