Sejumlah Ekstremis Sayap Kanan Bakar Al-Quran, Akibatnya Protes-Kerusuhan Memuncak

oleh -
oleh
Massa berkumpul di jalan setelah kerusuhan pecah di kota Malmo, Swedia. /@snej75 via REUTERS/today.line.me

PUBLIKKALTIM.COM – Berita Mancanegara yang dikutip PUBLIKKALTIM.COM  tentang salinan Al-Quran dibakar di Kota Malmo.

Ratusan orang di Kota Malmo melakukan aksi protes akibat pembakaran salinan Al-Quran oleh ekstremis sayap kanan. Tak bisa dibendung, Aksi protespun akhirnya berakhir dengan kericuhan.

Kerusuhan pecah pada Jumat (28/8) di Kota Malmo, Swedia selatan. Sedikitnya 300 orang menggelar protes terhadap tindakan yang anti-Islam.

Sebelumnya pada hari itu, salinan Al-Quran dibakar di Kota Malmo oleh beberapa ekstremis sayap kanan.

Massa melemparkan berbagai benda ke arah petugas polisi dan membakari ban mobil, kata juru bicara kepolisian.

“Kami tidak bisa mengendalikan ini, tetapi kami berusaha secara aktif untuk mengambil kendali,” katanya.

“Kami melihat adanya keterkaitan antara apa yang terjadi sekarang dan apa yang terjadi sebelumnya hari ini,” lanjutnya.

Demonstrasi semakin panas di tempat yang sama tempat Al-Quran dibakar.

BERITA LAINNYA :  Pemkot Samarinda Siapkan Hadiah untuk Juara MTQ, Dorong Pembinaan Berkelanjutan

Surat kabar harian Aftonbladet melaporkan bahwa sejumlah aksi anti-Islam berlangsung di Malmo pada Jumat, termasuk saat tiga pria menendangi Al-Quran di antara mereka di lapangan terbuka.

Protes anti-Islam terjadi setelah Rasmus Paludan, pemimpin partai politik sayap kanan Denmark, Hard Line, ditolak izinnya untuk mengadakan pertemuan di Kota Malmo dan dihentikan di perbatasan Swedia, menurut surat kabar tersebut. (*)

Artikel ini telah tayanng di jpnn.com dengan judul “Al-Quran Dibakar, Kerusuhan Pecah, Tak Terkendali” https://m.jpnn.com/news/al-quran-dibakar-kerusuhan-pecah-tak-terkendali

1.185 Tayangan