Namun, keadaan yang dihadapi Pak Wage saat ini amat berbeda dari biasanya. Akibat masa pandemi, usahanya sepi pembeli. Karena Pak Wage tinggal di sebuah kota yang besar, para penduduk kota itu jarang keluar dari rumah mereka lantaran takut tertular penyakit. Maka, hasilnya, toko kelontong milik Pak Wage yang biasanya ramai pembeli itu kini menjadi amat sepi.