PUBLIKKALTIM.COM – Perkembangan inflasi sangat cepat di beberapa negara mengundang perhatian Kementerian Dalam Negeri Indonesia.
Senin (24/10/2022), Kementerian Dalam Negeri menggelar Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi.
Rapat tersebut dihadiri oleh seluruh Gubernur dan Bupati/Wali Kota se Indonesia.
Dalam kegiatan itu, ada beberapa narasumber yang dihadirkan, diantaranya adalah Menteri Dalam Negeri, Kepala Pangan Nasional, Kepala Badan Pusat Statistik, Menteri Pertanian, Menteri Perdagangan, Jaksa Agung, dan Kapolri.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Wali Kota Samarinda, Andi Harun beserta Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Mereka turut hadir melalui video conference di Ruangan Command Center Diskominfo Samarinda.
Disampaikan bahwa secara global terjadi perkembangan inflasi yang sangat cepat, bahkan di beberapa negara seperti Amerika dan Eropa tingkat inflasinya sudah sangat tinggi.
Di beberapa daerah di Indonesia juga dipaparkan mengalami inflasi yang cukup tinggi seperti beberapa kabupaten/kota di pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.
Di Kalimantan sendiri inflasi yang cukup tinggi terjadi di Sampit dan Singkawang yang melebihi dari 7 persen.
Secara khusus di Kaltim terjadi inflasi yang terkategori normal di angka 5,69 persen.
Bahkan di Samarinda Andi Harun mengatakan bahwa inflasinya masih di bawah angka nasional, yaitu 4,45 persen dengan inflasi nasional 5,26 persen.
Ia mengatakan bahwa pencapaian itu berkat kerjasama semua pihak termasuk TNI, Polri dan stakeholder.
“Alhamdulillah untuk Samarinda masih terkendali, dengan berbagai hal yang dilakukan, kolaborasi dan sinergi dari semua pihak pemerintah TNI dan Polri, kemudian juga stakeholder, dari TPID, pengendalian yang kita lakukan secara kolaboratif membuahkan hasil.” kata Andi Harun (Advertorial)