Kasus Gagal Ginjal Akut pada Anak Marak Terjadi, Pemkot Samarinda Lakukan Langkah Pencegahan 

oleh -
oleh
Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi

PUBLIKKALTIM.COM – Kasus temuan gagal ginjal akut pada anak yang menyebabkan kematian dinilai tak bisa dipandang sebelah mata.

Terkait hal itu, Pemkot Samarinda akan segera melakukan antisipasi untuk mempersiapkan diri dengan melakukan pemeriksaan terhadap anak-anak.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi Wongso.

“Kasus ini tidak bisa di anggap sepele, karena dalam hitungan jam bisa membawa maut untuk anak-anak kita,” ujar Rusmadi.

Namun orang nomor dua di Kota Samarinda itu menegaskan bahwa kasus gagal ginjal belum ditemukan di Kota Samarinda.

“Alhamdulillah sejauh ini kasus tersebut belum ditemukan di Samarinda, tetapi yang namanya penyakit kan kita tidak tahu,” tuturnya.

Meski demikian, dirinya meminta kepada para orang tua agar tidak lengah.

“Apa lagi saat ini Samarinda sedang memasuki cuaca ekstrem, sehingga banyak anak-anak yang jatuh sakit,” imbuhnya.

BERITA LAINNYA :  Progres Pembebasan Lahan Terowongan Gunung Manggah, Dinas PUPR Samarinda Targetkan Rampung April 2023

Rusmadi berencana untuk mensosialisasikan kepada masyarakat agar menahan diri untuk memberi obat sirup kepada anak-anak.

“Kita terus akan kita sosialisasikan sementara, menahan diri untuk tidak minum obat-obat yang bersifat sirup,”ujar Rusmadi. Lebih lanjut ia mengatakan, Pemkot Samarinda akan segera melakukan koordinasi dengan stakeholder terkait yaitu Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) selaku pemilik kewenangan atas peredaran obat sirup.

Selain itu, Pemkot Samarinda juga akan menjalin kerja sama dengan ikatan farmasi Indonesia untuk mengambil langkah.

“Yang namanya kesehatan kemanusiaan apa lagi yang membawa maut tentu itu perlu mendapatkan perhatian kesehatan,” pungkasnya. (Advertorial)