Tiga Hari Berturut-turut, Kematian Akibat Covid-19 di Indonesia Cetak Rekor, Tembus Ribuan Per Hari

oleh -
oleh
Ilustrasi pemakaman pasien Covid-19

PUBLIKKALTIM.COM – Berita Nasional yang dikutip PUBLIKKALTIM.COM tentang Indonesia mencatat rekor kematian tiga hari berturut-turut.

Kasus positif Covid-19 di Indonesia belum menunjukkan perbaikan.

Hal itu terbukti dari kasus yang terus bertambah pada setiap harinya.

Angka kematian akibat Covid-19 juga kembali mencetak rekor dengan 1.566 kasus pada Jumat (23/7).

Dengan demikian, Indonesia mencatat rekor kematian tiga hari berturut-turut.

Jumlah kematian pada Jumat melampaui rekor pada Kamis (22/7) yang mencapai 1.449 kasus.

Angka itu juga menembus rekor sehari sebelumnya di angka 1.383 kasus.

Pada Jumat, hampir semua provinsi menyumbang angka kematian.

Tercatat 5 provinsi dengan angka kematian tertinggi yaitu Jawa Tengah (446 kasus), Jawa Timur (349 kasus), DKI Jakarta (157 kasus), Jawa Barat (156 kasus), dan DI Yogyakarta (97 kasus).

Jika diamati, penambahan kasus kematian cenderung meningkat. Dalam sepekan terakhir, angka kematian akibat Covid-19 memang fluktuatif, tapi konsisten di atas seribu kasus. Berikut rinciannya.

Senin (19/7): 1.338 kasus
Selasa (20/7): 1.280 kasus
Rabu (21/7): 1.383 kasus
Kamis (22/7): 1.449 kasus
Jumat (23/7): 1.566 kasus

Di tengah peningkatan ini, pemerintah mengumumkan rencana relaksasi PPKM pada 26 Juli jika kasus turun.

Namun, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendesak agar Indonesia tetap memperketat pembatasan.

BERITA LAINNYA :  Pasien Sembuh Covid-19 di Kaltim Capai 965 Orang, Isran Noor Berpesan Begini

Menanggapi desakan WHO ini, Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito, menyebut hingga kini pemerintah masih memantau dinamika sebaran kasus positif.

Dari sini, kemudian akan diputuskan pengetatan atau relaksasi terhadap mobilitas warga.

“Saat ini pemerintah fokus memantau perkembangan kasus terlebih dahulu sebagaimana instruksi presiden dan berusaha menekan angka kasus Covid-19,” kata Wiku melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Jumat (23/7).

Relaksasi, katanya, bukan serta merta menghapus pembatasan.

Relaksasi tetap dilakukan secara bertahap dan hati-hati menuju kehidupan normal baru (new normal) sembari tetap bersiap jika dilakukan pengetatan lagi.

Ia mengatakan bahwa evaluasi relaksasi PPKM dilakukan setelah hari ke-10 hingga 14. Ia meminta kerja sama masyarakat untuk tetap waspada.

“Terkait dengan penetapan kebijakan mohon menunggu rilis resminya,” katanya. (*)

Artikel ini telah tayang di cnnindonesia.com dengan judul ‘Kematian Covid Cetak Rekor Tiga Hari Berturut, Tembus 1.566’ https://www.cnnindonesia.com/nasional/20210724075224-20-671617/kematian-covid-cetak-rekor-tiga-hari-berturut-tembus-1566

1.123 Tayangan