PUBLIKKALTIM.COM – DPRD Samarinda tinjau beberapa SD dan SMP di Kota Tepian.
Dalam tinjauan itu, DPRD temukan perpustakaan sekolah yang buruk bahkan bocor.
Buku-buku perpustakaan berserakan dan tidak diatur dengan baik.
Hal itu diungkap anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Damayanti.
“Saya berkunjung ke SDN 012, SDN016 dan SDN 018, perpustakaannya buruk bahkan bocor, buku-bukunya berserakan, SMPN 21 dan SMPN 22 juga seperti itu,” ungkapnya.
Terkait hal itu, Damayanti minta Pemkot Samarinda kedepan lebih memperhatikan perpustakaan yang ada di SD dan SMP demi mewujudkan Samarinda sebagai pusat kota peradaban.
“Komisi IV sudah mengunjungi beberapa sekolah sebagai upaya untuk memperbaiki prasarana dan sarana perpustakaan, serta meningkatkan literasi secara luas ke siswa-siswi SD dan SMP,” ujarnya, Senin (3/4/2023).
Politisi PKB itu menjelaskan, seharusnya perpustakaan itu selalu berkembang dan seharusnya dikelola oleh pustakawan.
Namun berdasarkan hasil tinjauan Komisi IV, banyak perpustakaan sekolah yang tidak dikelolah dengan baik.
“Masih punya kekurangan selain bangunan, isinya juga buku-bukunya sudah harus di-update dan mendapatkan bantuan dari perpustakaan daerah ataupun pusat,” jelasnya.
Ia mendorong Pemkot Samarinda untuk memiliki program peningkatan literasi, perhatikan dan disediakan infrastuktur perpustakaan, terutama di sekolah SD dan SMP.
“ DPRD akan terus memantau perkembangan perpustakaan yang ada di sekolah agar Pemkot Samarinda lebih serius meningkatkan minat baca masyarakat di lingkungan sekolah,” harapnya. (advertorial)