PUBLIKKALTIM.COM – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) fokus pengukuran Indeks Pembangunan Olahraga (IPO) yang diarahkan ke Kabupaten Paser dan Kutai Timur (Kutim).
Itu menjadi wilayah terakhir dalam rangkaian survei tahun 2024 ini.
Sebelumnya, Dispora Kaltim telah merampungkan pengukuran IPO di kabupaten/kota lain, termasuk Balikpapan.
Kepala Bidang Pemberdayaan Olahraga Dispora Kaltim, Bagus Sugiarta, menjelaskan bahwa pengukuran IPO itu dilakukan sebagai upaya memajukan sektor olahraga di Bumi Etam.
Bagus menyebut hasil dari seluruh survei ini akan dianalisis untuk menentukan prioritas pembangunan olahraga ke depan.
“Saat ini kami sedang menyelesaikan pengukuran IPO di Paser dan Kutai Timur. Setelah semua data terkumpul, evaluasi akan dilakukan pada akhir tahun untuk mengidentifikasi elemen-elemen yang perlu perhatian lebih,” ujar Bagus, Rabu (20/11/2024).
Disampaikannya, dengan pengukuran yang lebih menyeluruh, Dispora Kaltim berharap dapat menentukan strategi pembangunan olahraga yang lebih efektif, sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dan peningkatan kualitas atlet di seluruh kabupaten/kota.
Hasil pengukuran ini juga menjadi tolok ukur untuk merumuskan kebijakan yang mendukung pembangunan olahraga secara berkelanjutan.
Bagus mengungkapkan bahwa Dispora Kaltim menargetkan pencapaian optimal pada tujuh hingga delapan dari sembilan elemen yang diukur dalam IPO.
Elemen-elemen tersebut meliputi SDM olahraga, ruang terbuka, literasi fisik, partisipasi masyarakat, kebugaran jasmani, perkembangan personal, kesehatan, ekonomi, dan performa olahraga.
“IPO adalah indikator penting untuk menilai keberhasilan pembangunan olahraga di suatu daerah. Kami akan terus bekerja sama dengan dinas di tingkat kabupaten/kota agar semua elemen ini dapat terpenuhi secara maksimal,” pungkasnya. (advertorial)