Video Aniaya Wanita Viral, Golkar Pecat Wakil Ketua DPRD Sulawesi Utara

oleh -
oleh
Ilustrasi Adu Jetos/detik.com

PUBLIKKALTIM.COM – Partai Golkar tak segan melakukan tindakan tegas ketika mengetahui kadernya bermasalah.

Seperti yang terjadi belum lama ini, Golkar memecat kadernya bernama James Arthur Konjongian (JAK) sebagai Wakil Ketua DPRD Sulawesi Utara dan dan struktur organisasi partai.

Pemecatan itu karena diduga James menganiaya seorang wanita dan video penganiayaan itu viral di media sosial.

“Dua keputusan tersebut yakni, menarik James Arthur Konjongian dari posisi Wakil Ketua DPRD Sulut dan merevitalisasi organisasi dengan menghilangkan posisi ketua harian,” ujar Ketua Bidang OKK Partai Golkar Sulut Feryando Lamaluta, Rabu (12/4) dikutip dari CNNIndonesia.

Namun Feryando mengatakan, pemecatan terhadap James tak terkait dengan video yang viral di media sosial.

Sementara itu, Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Sulut Syeni Kalangi menyatakan BK DPRD Sulut akan menginvestigasi soal video dugaan penganiayaan yang dilakukan JAK.

BERITA LAINNYA :  Menuju Pilwali Samarinda, Partai Golkar Belum Ada Nama yang Diusung

“Dari hasil rapat koordinasi akan lakukan investigasi untuk mencari kebenarannya,” kata Syeni, Selasa (11/4).

Sebelumnya, video yang diduga merekam aksi penganiayaan JAK terhadap seorang wanita viral di media sosial.

Dikutip dari detikcom, JAK membantah melakukan penganiayaan tersebut.

“Tidak benar, tidak ada kejadian kekerasan atau apapun itu seperti dalam rekaman yang beredar,” kata JAK, Senin (10/4).

JAK mengatakan video yang beredar merupakan video lama. Namun, dia tak menanggapi lagi saat ditanya kronologi kejadian dalam video itu.

“Rekaman sudah lama,” pungkasnya. (*)