38 Kelurahan Belum Penuhi Kuota, KPU Samarinda Perpanjang Masa Pendaftaran PPS Hingga 27 Februari

oleh -
oleh
Komisioner KPU Samarinda, Muhammad Najib saat ditemui di Kantor KPU Samarinda, Rabu (26/2/2020)

PUBLIKKALTIM.COM, SAMARINDA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samarinda kembali perpanjang masa pendaftaran Panitia Pemungutan Suara (PPS) hingga 27 Februari 2020, dikarenakan kurang pendaftar.

Komisioner KPU Samarinda Muhammad Najib mengatakan sebab diperpanjang masa pendaftaran karena ada 38 Kelurahan yang belum memenuhi kuota pendaftar.

Pasalnya, kata dia, satu kelurahan minimal harus diisi oleh 6 orang.

“Jadi dari 59 kelurahan yang ada, ada 38 kelurahan yang kurang dari 2x kebutuhan, artinya kurang dari 6. Makanya perpanjangan berlaku bagi kelurahan yang kurang dari 6 itu, tersebar di 10 kecamatan,” kata Najib saat ditemui di Kantor KPU Samarinda, Rabu (26/2/2020).

Disebutkan sementara ini sudah ada 307 peserta yang mendaftar, tapi jumlah itu tidak merata di setiap kelurahan.

“Jadi gini, sejak tahapan penerimaan berkas, dari tanggal 15 sampai tanggal 24 total pendaftar yang ada di 59 kelurahan, itu ada 307 tapi tidak merata, ada yang jumlah pendaftar terbanyak itu di satu kelurahan tertentu,” ungkap Najib.

BERITA LAINNYA :  Kecelakaan di Jalan Trikora Palaran, Tabrakan Truk dan Motor, Satu Orang Meninggal Dunia

“Sementara, kami perlunya 354 jika minimal 1 kelurahan itu 6 orang,” tambahnya.

Dikatakan, jika pada tanggal 27 Februari mendatang kuota pendaftar PPS tak juga terpenuhi, maka pihak KPU Samarinda akan lakukan mutasi anggota PPS lainnya, untuk memenuhi kuota kelurahan yang masih kurang pesertanya.

“Opsi lain, kami bisa mengambil penyelenggara dari kelurahan terdekat. Ada mutasi dari beberapa kelurahan untuk mengisi kekosongan. Tapi kami berharap di tanggal 27 betul-betul 38 kelurahan terpenuhi kuotanya,” pungkasnya.

Berhubungan masa pendaftaran diperpanjang, proses seleksi tertulis bagi peserta PPS pun bakal diundur per 4 Maret 2020 mendatang.

“Karena molor, otomatis seleksi tertulis dimundurkan ke tanggal 4 Maret,” tutupnya. (*)